Lepas 650 Off Roader, Wabup Sumbawa Pacu Wisata dan UMK
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Sebanyak 650 off roader dari Pulau Sumbawa dan Lombok memadati Desa Kakiang, Kecamatan Moyo Hilir, Sabtu 27 Juni 2026. Kehadiran ratusan rider dalam ajang Bukal Ngayo Trail Adventure bukan hanya memeriahkan olahraga otomotif, tetapi juga menggerakkan sektor wisata dan UMKM setempat.
Wakil Bupati Sumbawa, Drs. Mohamad Ansori, melepas langsung para peserta dari Lapangan Desa Kakiang. Para rider menempuh jalur trabas sepanjang sekitar 25 kilometer dengan titik awal dan akhir pada lokasi yang sama.
Ansori menegaskan, event trail adventure memiliki nilai lebih dari sekadar ajang menyalurkan hobi. Menurutnya, kegiatan tersebut mampu membuka ruang promosi bagi potensi desa sekaligus menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Event seperti ini memberikan dampak yang sangat positif bagi masyarakat,” kata Wabup Ansori.
Ia melihat geliat ekonomi langsung terasa sepanjang pelaksanaan kegiatan. Pelaku UMKM, pedagang, hingga pemilik toko memperoleh manfaat dari meningkatnya jumlah pengunjung yang datang ke Kakiang.
“Hari ini masyarakat ikut merasakan manfaatnya. UMKM bergerak, pedagang ramai, dan ekonomi lokal menjadi lebih hidup,” ujarnya.
Berharap Meningkatkan UMKM
Selain itu, Ansori menilai keterlibatan UMKM menjadi elemen penting dalam setiap penyelenggaraan event daerah. Langkah tersebut mampu meningkatkan pendapatan warga sekaligus memperkenalkan produk lokal kepada peserta dan tamu dari berbagai wilayah.
“Setiap kegiatan harus memberi ruang bagi UMKM agar manfaat ekonominya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Menurut Ansori, olahraga otomotif juga dapat menjadi sarana promosi wisata yang efektif. Jalur yang dilalui peserta memperlihatkan berbagai potensi alam dan keindahan pedesaan yang selama ini belum banyak dikenal publik.
“Trail adventure bukan hanya soal tantangan medan, tetapi juga sarana mengenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas,” jelasnya.
Karena itu, ia mendorong desa dan kecamatan lain untuk menggelar kegiatan serupa. Semakin banyak event berlangsung, semakin besar peluang promosi daerah dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Saya berharap kegiatan seperti ini menginspirasi wilayah lain di Sumbawa untuk mengangkat potensi masing-masing,” katanya.
Ansori optimistis kolaborasi antara olahraga, pariwisata, dan UMKM akan menjadi salah satu kekuatan baru dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Jika event seperti ini terus berkembang, maka wisata daerah semakin dikenal dan peluang usaha masyarakat semakin terbuka,” tandasnya. (*)




