Dinas PUPR Lombok Tengah Sayangkan Hilangnya Komponen Jembatan Lantan, Siapkan Perbaikan Cepat
Mataram (NTBSatu) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lombok Tengah menyayangkan hilangnya sejumlah komponen vital berupa baut penyangga dan pelindung kabel pada jembatan penghubung Desa Lantan dan Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara.
Kendati ada komponen yang raib, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Rahadian, memastikan struktur jembatan masih dalam kondisi aman untuk dilintasi masyarakat umum.
”InsyaAllah masih aman, tapi secepatnya kami akan melakukan perbaikan,” ujarnya kepada NTBSatu pada Sabtu, 29 Agustuz 2026.
Menindaklanjuti temuan lapangan tersebut, Pemkab Lombok Tengah bergerak cepat menyiapkan langkah perbaikan teknis. Terutama pada bagian baut yang hilang serta kabel penahan (cable stay) yang terkelupas.
Langkah perbaikan tersebut sangat krusial guna mencegah kerusakan lanjutan akibat korosi atau karat pada kawat baja utama penahan beban jembatan. Rahadian menegaskan, hilangnya fasilitas umum yang menopang mobilitas warga sangat merugikan masyarakat luas.
Pihaknya mengajak seluruh lapisan warga untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap infrastruktur yang ada.
”Saya sangat menyayangkan jika fasilitas umum yang vital seperti jembatan itu harus kehilangan salah satu komponennya. Kami berharap kita bisa mengambil tanggung jawab bersama untuk memelihara dan melindunginya,” lanjutnya.
Selain perbaikan fisik, Rahadian berkomitmen akan memperketat pengawasan infrastruktur publik. Pemkab Lombok Tengah akan merangkul berbagai elemen di tingkat tapak agar kasus serupa tidak berulang.
”Kami tentu akan meningkatkan koordinasi dan sinergitas bersama pemerintah desa setempat. Termasuk dengan babinsa, bhabinkamtibmas, BKD, dan elemen lainnya,” ujarnya.
Temuan Lapangan oleh Petugas
Sebelumnya, peninjauan langsung oleh petugas Sat Pol PP bersama jajaran Dinas PUPR Lombok Tengah memperlihatkan hilangnya sejumlah baut pada sambungan besi jembatan.
Petugas Satpol PP merekam langsung kondisi tersebut sembari menyusuri area fondasi jembatan beton berpenyangga kabel merah tersebut. Dalam rekaman video peninjauan, petugas Satpol PP turut menyoroti hilangnya pelindung kabel baja utama serta banyaknya sampah berserakan di sekitar struktur bawah jembatan.
Kadis PUPR mengimbau warga Desa Lantan dan Desa Karang Sidemen untuk bersama-sama menjaga fasilitas penunjang mobilitas antardesa yang telah dibangun pemerintah tersebut. (*)




