Lombok Barat

Sepekan Pencarian 4 Korban KMP Putri Yasmin Nihil, SAR Perluas Area hingga Selatan Jawa

Lombok Barat (NTBSatu) – Tim SAR gabungan belum menemukan empat korban Kapal Motor Penumpang (KMP) Putri Yasmin hingga hari ketujuh pencarian. Petugas telah memperluas area pencarian hingga perairan selatan Pulau Jawa.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi mengatakan, pencarian berlangsung sesuai perhitungan SAR Map (perhitungan wilayah pencarian berdasarkan SAR).

Tim mengerahkan pesawat CASSA 212 milik TNI Angkatan Laut dari Bandara Juanda, Surabaya. Tim juga mengoperasikan helikopter Bell 412 milik PT SGI dalam pencarian tersebut.

IKLAN

Sejumlah kapal turut menyisir perairan sekitar lokasi kejadian. Armada itu meliputi RB 220 Mataram, KAL Lembar, dan KAL Lungsar. Polri juga mengerahkan kapal patroli serta Rigid Inflatable Boat (RIB). Tim turut meminta kapal-kapal yang melintas membantu mengamati keberadaan korban.

Informasi pencarian juga SAR sebarkan melalui Vessel Traffic Service (VTS). Petugas meminta kapal melapor jika menemukan korban, serpihan, atau bagian KMP Putri Yasmin. Namun, pencarian belum memberikan hasil hingga pukul 17.00 Wita, Selasa, 18 Agustus 2026.

“​​Hingga hari ketujuh ini kami belum menemukan atau membuahkan hasil,” kata Hariyadi, Selasa, 18 Agustus 2026.

IKLAN

Pencarian hingga Selatan Pulau Jawa

Hariyadi mengatakan, tim terus memperluas area pencarian berdasarkan perhitungan SAR Map. Perluasan tersebut kini mencapai kawasan selatan Pulau Jawa.

“Luas area pencarian hingga hari ke-7 cukup jauh sampai wilayah selatan Pulau Jawa,” ujar Hariyadi.

Data operasi menunjukkan cakupan pencarian mencapai ribuan mil laut. Pada 16 Agustus, area pemantauan tercatat mencapai 4.535 mil laut. Penggunaan pesawat juga menambah cakupan pemantauan hingga 6.765 mil laut. Sementara itu, pada 17 Agustus, area pemantauan tercatat mencapai 3.650 mil laut.

Hariyadi menyebut, tim mengerahkan seluruh sumber daya untuk memperbesar peluang menemukan korban. Pencarian juga menyasar lokasi-lokasi yang SAR anggap berpotensi menampung korban.

Kapal Belum Ditemukan

Selain empat korban, keberadaan KMP Putri Yasmin juga belum SAR ketahui. Tim belum menemukan kapal tersebut melalui pencarian udara maupun laut. Pesawat CASSA 212 telah menyisir area yang masuk perhitungan pencarian.

Helikopter juga melakukan pemantauan pada sejumlah titik yang berpotensi. Kapal-kapal SAR turut bergerak menuju koordinat yang mereka curigai.

Namun, seluruh upaya tersebut belum menemukan kapal maupun serpihannya. Hariyadi menegaskan prioritas utama tetap menemukan dan menyelamatkan korban.

Jika kapal mereka temukan, tim akan menyusun rencana operasi baru. Petugas akan memastikan terlebih dahulu kemungkinan keberadaan korban di dalam kapal.

“Yang kami amankan dulu adalah korban jiwa,” tegas Hariyadi.

Pencarian KMP Putri Yasmin memasuki fase krusial setelah tujuh hari operasi. Perluasan hingga selatan Jawa menunjukkan besarnya area yang harus tim SAR sisir. Namun, hingga kini belum ada temuan yang dapat mengungkap keberadaan empat korban tersebut. (*)

Artikel Terkait