Jalan Ikonik Sekotong Akhirnya Mulus, Ruas Jalan Lendang Re- Menjot Tuntas Diaspal
Lombok Barat (NTBSatu) – Penantian panjang warga Sekotong akhirnya terjawab. Ruas jalan Lendang Re- Menjot di Desa Kedaro, Sekotong, kini sudah mulus setelah pengerjaan pengaspalan rampung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat (Lobar).
Sebelumnya, ruas jalan tersebut sempat menuai banyak keluhan warga lantaran kondisinya penuh kerikil dan licin. Bahkan, pengguna jalan mengaku kerap terjatuh saat melintas di jalur tersebut.
Kini kondisi itu mulai berubah. Pengaspalan telah selesai dan tinggal menyisakan pekerjaan finishing di bagian sisi jalan dengan rabat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Lobar, Lalu Ratnawi mengatakan, proses hotmix ruas jalan tersebut telah selesai sejak Minggu lalu.
“Untuk ruas jalan Lendang Re- Menjot di Kedaro ini, alhamdulillah kemarin hari Minggu sudah selesai pengaspalan hotmix-nya. Tinggal kami lakukan pitching dan finishing di rabat kiri-kanannya,” ujarnya, Senin, 25 Mei 2026.
Memiliki Panorama Laut
Menurut Ratnawi, jalan tersebut bukan hanya sekadar akses penghubung warga, tetapi juga memiliki potensi wisata yang besar karena berada di kawasan dengan panorama laut yang terbuka langsung ke arah pantai.
“Ruas jalan ini merupakan salah satu titik yang ikonik di Lombok Barat. Selain bisa dinikmati untuk berolahraga, masyarakat juga bisa berswafoto karena view-nya bagus langsung menghadap pantai sambil menikmati kapal pesiar yang bersandar,” katanya.
Ia menambahkan, pembangunan jalan itu menjadi bagian dari instruksi langsung Bupati Lobar untuk mempercepat pemantapan infrastruktur, terutama jalur yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, dan pariwisata.
“Memang terus diperintahkan segera memantapkan infrastruktur jalan dan jembatan, khususnya yang terkait dengan pendidikan, kesehatan, dan jalur-jalur pariwisata,” jelasnya.
Ratnawi menyebut, proyek jalan tersebut menelan anggaran sekitar Rp6,6 miliar. Tahun ini, Pemkab Lobar juga menargetkan pembangunan 33 ruas jalan lain di berbagai wilayah.
Sementara itu, seorang pengguna jalan, Ali, mengaku kini jauh lebih nyaman melintas di jalur tersebut daripada sebelumnya. “Alhamdulillah sudah nyaman lewat jalan ini. Kalau dulu parah, saya sering jatuh juga di sini,” ungkapnya. (Zani)




