Kaji KPBU Lampu Jalan, Pemkab Sumbawa Barat Bakal Studi ke Madiun
Sumbawa Barat (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat terus mematangkan rencana penataan Penerangan Jalan Umum (PJU) berbasis Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).
Pemerintah daerah mengambil langkah ini sebagai bentuk kehati-hatian sebelum menata lampu jalan di seluruh koridor Sumbawa Barat.
Kepala Dinas Perhubungan KSB, Suharno mengungkapkan, jajarannya saat ini fokus mendalami teknis regulasi dan pola pengelolaan KPBU PJU dari daerah yang sudah berhasil menerapkannya.
“Untuk sementara kami belum bisa berkomentar banyak terkait KPBU ini karena masih dalam tahap belajar. Namun, kami akan segera menindaklanjuti hal ini sesuai arahan Pak Bupati,” ujar Suharno kepada NTBSatu, Selasa, 11 Agustus 2026.
Suharno menjelaskan, tim Pemkab KSB menjadwalkan kunjungan ke Madiun pada Rabu besok untuk mengkaji teknis pengelolaan PJU secara langsung.
“Rabu besok kami satu tim berangkat ke Madiun untuk membicarakan hal itu, Ibu Wabup memimpin langsung kunjungan ini,” ujarnya.
Rencana penataan PJU ini mendapat perhatian serius setelah Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., MSi., memberikan arahan tegas mengenai skema pembiayaannya.
Bupati menegaskan bahwa kerja sama penataan penerangan jalan dengan pihak ketiga tersebut sama sekali tidak akan membebankan biaya baru kepada masyarakat.
Menurut Bupati Amar, pemerintah daerah akan mengalokasikan anggaran proyek KPBU PJU dari penerimaan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang selama ini rutin warga bayar.
“Kami akan membiayai proyek ini menggunakan Pajak Penerangan Jalan yang selama ini warga bayar. Pemerintah memanfaatkan pajak itulah untuk mengelola KPBU ini,” terang Bupati Amar beberapa waktu lalu.
Pemkab Sumbawa Barat berharap kajian teknis dan kepastian pembiayaan mampu mewujudkan penataan PJU yang efisien serta tepat sasaran. (*)




