Gunakan Sistem Digital, Pemenang Tender Wisata Kerakyatan Brang Rea Bisa Diakses Publik
Sumbawa Barat (NTBSatu) — Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Sumbawa Barat memanfaatkan sistem digital, guna membuka akses informasi pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Melalui penerapan sistem tersebut, Disparpora memastikan seluruh tahapan proyek pariwisata daerah kini berjalan secara transparan, sehingga masyarakat bisa memantau langsung prosesnya.
Sekretaris Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) KSB, Rahadian, S.Pd., M.Si, menegaskan, masyarakat bisa mengakses langsung informasi pemenang tender melalui sistem elektronik. Terlebih lagi, seluruh proses administrasi mengalir otomatis melalui portal Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).
“Sistem e-procurement langsung menyajikan nama pemenang setelah semua tahapan evaluasi rampung,” ujar Rahadian kepada NTBSatu, Selasa, 23 Juni 2026.
Portal resmi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) mengawal keterbukaan data pengadaan tersebut. Pihak rekanan maupun publik dapat memantau perkembangan proyek secara mandiri kapan saja.
Berdasarkan data aplikasi SPSE LKPP, CV Kayla Lestari memenangkan tender Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Paket Wisata Kerakyatan II. Selanjutnya, perusahaan asal Kota Mataram tersebut mengajukan harga penawaran akhir senilai Rp897 juta dari pagu Rp964 juta.
“Pihak dinas tidak menyembunyikan informasi karena sistem digital meluncurkan data tersebut secara otomatis ke publik,” tambahnya.
Pencairan Sesuai Progres
Rahadian juga menerangkan mekanisme pemanfaatan anggaran proyek pariwisata Brang Rea secara prosedural. Pihak dinas mencairkan dana secara bertahap sesuai regulasi kontrak kerja.
Sebagai langkah awal, proses awal berupa penyaluran uang muka untuk keperluan mobilisasi rekanan di lapangan. Selanjutnya, dinas memproses anggaran berdasarkan persentase kemajuan fisik proyek secara nyata.
“Kami mengikat pencairan dana dengan realisasi progres pekerjaan nyata dari pihak rekanan,” tegas Rahadian.
Meskipun sempat muncul dinamika, Pihak dinas menyikapi dengan baik seluruh masukan maupun diskusi masyarakat mengenai pembangunan daerah. Ragam pandangan publik menjadi bahan pertimbangan untuk menyempurnakan jalannya program pemerintah.
Rahadian menyambut positif perhatian publik sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan wilayah KSB. Pihak dinas terus berupaya meningkatkan koordinasi internal demi memperkuat pelayanan informasi publik.
“Kami menerima semua masukan masyarakat KSB demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih,” pungkasnya. (*)




