Kota Mataram

Sampah Indekos Jadi Beban di Lingkungan Pemuda Dasan Agung Baru

Mataram (NTBSatu) – Masalah sampah di Kota Mataram tampak seperti benang kusut yang sulit diurai. Di Lingkungan Pemuda Kelurahan Dasan Agung, pertumbuhan pesat hunian indekos menjadi tantangan kebersihan lingkungan. Terlebih, keadaan angkutan armada pengangkut sampah yang sudah tua ikut menjadi kendala besar dalam operasional sehari-hari.

Kepala Lingkungan Pemuda, Aysyar Rifki mengungkapkan, tantangan terbesar saat ini di lingkunganya adalah kesadaran pemilahan sampah yang masih rendah.

“Masalah kesadaran ini berat sekali. Rata-rata rumah di sini punya kos-kosan, ada yang sepuluh sampai belasan kamar. Akhirnya sampah tercampur semua, dibuang sembarangan begitu saja,” kata Rifki kepada NTBSatu, Selasa, 19 Mei 2026.

IKLAN

Ia menambahkan, sulit mengakomodir masyarakat terlebih para penghuni indekos untuk memilah sampah.

“Masalah kesadaran ini berat sekali. Rata-rata rumah di sini punya kos-kosan, ada yang sepuluh sampai belasan kamar. Akhirnya sampah tercampur semua, dibuang sembarangan begitu saja,” imbuh Rifki.

Kondisi di lapangan semakin parah akibat sarana dan prasarana yang tidak mumpuni. Rifki membeberkan, armada roda tiga yang lingkungan gunakan telah beroperasi sejak 2017.

IKLAN

“Kadang dua hari sekali baru diangkut karena armadanya gantian, itu pun sudah dipakai sejak 2017. Jelas ini mengganggu kenyamanan karena bau sampah yang menumpuk,” keluhnya.

Ironisnya, keluhan ini seolah menemui jalan buntu. Rifki mengaku, usulan peremajaan armada melalui Musyawarah Pembangunan Bermitra Masyarakat (MPBM) di tingkat kelurahan hampir tidak pernah membuahkan hasil selama bertahun-tahun.

“Kalau di kelurahan kan kita lewat MPBM saja. Itu memang beberapa usulan kita belum ada yang tembus, sudah bertahun-tahun. Sisanya yang lewat dewan. Bisa dibilang usulan-usulan saya tidak tembus dari RT-nya,” jelasnya.

Tanpa adanya langkah konkret dari Pemerintah Kota Mataram untuk melakukan peremajaan alat dan edukasi masif di kawasan padat penduduk, ancaman penumpukan sampah di Dasan Agung Baru, khususnya Lingkungan Pemuda, diprediksi akan terus menjadi masalah yang tak kunjung usai. (Ashri)

Artikel Terkait

Back to top button