KesehatanKota Bima

Dikes Intervensi Ganda Penyakit TBC dan Gizi Buruk, Sasar 27 Titik di Kota Bima

Kota Bima (NTBSatu) – Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Bima terus berupaya memutus mata rantai penularan Tuberkulosis (TBC) dan langsung terpadu dengan pemantauan status gizi masyarakat. Program terintegrasi ini menyasar 27 titik di seluruh Kota Bima.

Dinas Kesehatan merancangan skema gabungan ini karena kedua masalah kesehatan tersebut saling memicu satu sama lain. Masyarakat berstatus gizi buruk jauh lebih rentan tertular TBC. Sementara penderita TBC berisiko tinggi mengalami penurunan kondisi fisik secara drastis.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima, Ahmad menegaskan, pentingnya strategi ganda ini untuk menyelesaikan dua ancaman kesehatan dalam satu langkah efektif.

IKLAN

Tracing TBC yang kita integrasikan dengan Cek Kesehatan Gizi Gratis ini merupakan langkah strategis, karena TBC dan masalah gizi seringkali saling berkaitan. Orang dengan status gizi kurang lebih rentan terinfeksi TBC, begitu pula sebaliknya, penderita TBC berisiko mengalami penurunan status gizi. Dengan pendekatan terintegrasi ini, kita bisa menangani dua persoalan sekaligus secara lebih efisien,” tegas Ahmad, Selasa, 18 Agustus 2026.

Upaya di lapangan mencakup penyuluhan intensif mengenai gejala dan cara penularan TBC, pemeriksaan kesehatan dasar gratis, hingga pengambilan sampel dahak secara langsung bagi warga yang terindikasi suspek. Langkah aktif ini untuk memastikan penemuan kasus secepat mungkin sebelum penularan meluas di pemukiman warga.

Ahmad menekankan, partisipasi aktif warga menjadi faktor penentu keberhasilan pemberantasan TBC di Kota Bima.

IKLAN

“Saya berharap program ini bisa berjalan lancar di setiap lokasi. Yang terpenting masyarakat mau berperan aktif memeriksakan diri, karena penemuan kasus TBC secara awal adalah kunci utama untuk memutus mata rantai penularan,” tambahnya.

Kelurahan Paruga menjadi lokus pertama dari total 27 titik sasaran Dinas Kesehatan. Lurah Paruga turut mengapresiasi langkah cepat ini dan mengimbau seluruh warganya untuk tidak ragu memanfaatkan layanan pemeriksaan mendalam tersebut.

Melalui penjangkauan masif di 27 lokasi, Dinas Kesehatan Kota Bima optimistis mampu mempercepat target eliminasi TBC sekaligus memulihkan kualitas gizi masyarakat secara menyeluruh. (*)

Artikel Terkait