Kota Bima (NTBSatu) – Kebersihan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bima baru-baru ini mendapat banyak sorotan. Fasilitas publik tersebut saat ini tampak kotor dan kumuh.
Anggota DPRD Kota Bima dari Fraksi Golkar, Gina Adriani mengkritik kondisi kebersihan RSUD Kota Bima.
Gina menyampaikan sorotan tajam ini setelah beberapa kali turun langsung ke rumah sakit. Menurutnya, manajemen rumah sakit harus segera memberikan perhatian serius.
“Sebagai wakil rakyat yang sering ke RSUD Kota Bima, saya melihat masih banyak bagian yang kondisinya kotor, jorok,” ujarnya.
Ia merincikan titik-titik yang luput dari perhatian petugas. Masalah kebersihan ini sudah menyebar ke area-area vital pelayanan.
“Mulai dari toilet, ruang rawat inap hingga beberapa sudut rumah sakit yang seharusnya menjadi perhatian bersama,” lanjutnya.
Ia juga menepis alasan kebersihan terabaikan karena RSUD Kota Bima akan segera pindah ke gedung baru. Selama pasien masih berobat di sana, pelayanan wajib berjalan optimal.
“Jangan karena akan pindah ke gedung baru lalu kondisi gedung yang sekarang terkesan kurang diperhatikan,” katanya
Kontradiksi dengan Program BISA
Lebih lanjut, Gina menilai kondisi riil RSUD Kota Bima saat ini sangat kontras dengan visi pemerintah daerah. Pihak rumah sakit terkesan tidak mendukung program kebersihan kota.
“Kondisi ini belum sejalan dengan semangat Program BISA yang selama ini terus digaungkan Pemerintah Kota Bima,” jelas Gina.
Menurutnya, instansi medis seharusnya menjadi garda terdepan dalam urusan kebersihan.
“Rumah sakit harus menjadi contoh. Jika kita ingin mewujudkan Kota Bima yang bersih dan sehat, maka seluruh instansi harus ikut mendukung dan menunjukkan komitmen yang sama,” tuturnya.
Gina mendesak Direktur RSUD Kota Bima untuk segera mengambil tindakan nyata. Ia menuntut adanya pembenahan sistem kerja.
“Saya meminta Direktur RSUD Kota Bima segera melakukan evaluasi dan meningkatkan pengawasan terhadap kebersihan lingkungan rumah sakit,” pungkas Gina.
Hingga berita ini terbit, tim NTBSatu telah berupaya menghubungi pihak manajemen RSUD Kota Bima. Namun belum mendapatkan jawaban resmi. (*)




