Lombok Timur

Resmikan CVCU, Pemkab Lombok Timur Targetkan Zero Rujukan Penyakit Jantung

Lombok Timur (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur resmi mengoperasikan gedung Cardio Vascular Care Unit (CVCU) di RSUD dr. R. Soedjono Selong pada Jumat, 10 April 2026.

Gedung ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Daerah (PSD) dengan fasilitas ruang perawatan intensif khusus jantung dan pembuluh darah akut. Selain itu, gedung ini bisa menekan angka rujukan pasien ke luar daerah.

Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin mengatakan, peresmian ini menjadi bukti keseriusan Pemkab dalam melengkapi fasilitas kesehatan.

IKLAN

“Sekarang kita sudah punya CVCU dan SDM seperti empat dokter spesialis. Ini bukti keseriusan kita bagaimana melengkapi seluruh fasilitas kesehatan kita, supaya tidak lagi ada masyarakat dirujuk keluar daerah,” katanya dalam keterangan tertulis pada Jumat, 10 April 2026.

Urgensi Layanan Jantung

Penyakit kardiovaskuler seperti stroke dan serangan jantung yang bisa jadi penyebab kematian tertinggi. Ia berharap adanya fasilitas ini sebagai jawaban dari kondisi kesehatan masyarakat NTB.

Tren penyakit ini di Kabupaten Lombok Timur terpantau cukup fluktuatif. Berdasarkan data rumah sakit, kenaikan 10 persen atas kasus kardiovaskuler dalam kurun waktu dua pekan setelah Idulfitri.

IKLAN

Di sisi lain, Direktur RSUD dr. R. Soedjono Selong, H. Anjasmoro mengatakan, pembangunan gedung ini sudah rampung sejak Desember lalu. Pada Januari 2026, sarana dan prasarana pendukung sudah terpenuhi.

Sebelumnya, rumah sakit melakukan pelayanan CVCU di ruang yang masih berdampingan dengan ICU umum. Namun, setelah adanya gedung khusus ini membuat pelayanan bisa lebih fokus dan optimal.

Saat ini, gedung CVCU menyediakan tujuh tepat tidur dengan empat dokter spesialis. Haerul Warisin menekankan rumah sakit bukan fokus pada pengobatan tapi aspek preventif.

“Pihak rumah sakit dapat memberikan edukasi kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya promotif preventif terkait pola makan dan pola hidup sehat,” ujarnya.

Perluasan Layanan Spesialis

Selanjutnya, langkah pembenahan fasilitas kesehatan di Lombok Timur berlanjut dengan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan menambah spesialis.

Sepanjang tahun 2025, RSUD dr. R. Soedjono sudah memperluas jangkauan medisnya dengan membuka layanan bedah saraf dan bedah onkologi.

Sedangkan untuk layanan kanker, pemerintah daerah sedang mengupayakan pengadaan peralatan penunjang seperti pemeriksaan sitotoksik dan imunohistokimia (IHK).

“Pemda telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk hal itu (penanganan kanker) dan mendapat tanggapan positif,” ujar Haerul.

Dengan adanya fasilitas lengkap di daerah, beban finansial dan psikologis masyarakat akibat rujukan jarak jauh diharapkan bisa berkurang secara signifikan.(*)

Artikel Terkait