Lombok Timur

Sekda Pastikan Pemkab Lombok Timur Berpihak pada Kesejahteraan PPPK Paruh Waktu

Lombok Timur (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur memberikan jaminan terkait kepastian status kepegawaian tenaga pendidik di wilayahnya.

Pemkab Lombok Timur berkomitmen mengawal proses transisi status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari kategori paruh waktu menjadi penuh waktu, sekaligus sebagai upaya meningkatkan standar hidup guru.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik mengatakan, kebijakan kepala daerah sangat memihak pada guru.

IKLAN

“Isu PPPK paruh waktu adalah isu nasional, namun di Lombok Timur kebijakan kepala daerah sangat memihak pada guru. Pak Bupati adalah negosiator yang jago dalam melobi ke pusat. Termasuk demi memastikan kesejahteraan bapak dan ibu guru terus meningkat,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Sabtu, 18 April 2026.

Prioritas Kesejahteraan dan Status Pegawai

Untuk memetakan struktur tenaga pendidik, langkah konkret dari Pemkab Lombok Timur adalah melalui sinergi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Pemkab Lombok Timur mengambil keputusan ini sebagai tanggapan atas permasalahan regulasi PPPK di tingkat nasional. Permasalahan ini sempat membuat para guru honorer khawatir.

IKLAN

Sedangkan untuk arah pembangunan pendidikan di Lombok Timur, Taofik menegaskan sudah terencana dengan cermat dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Hal ini bertujuan agar setiap kebijakan termasuk pemberian hak-hak guru memiliki landasan anggaran yang kuat dan berkelanjutan.

Visi SDM Unggul dan Sekolah Garuda

Tak hanya memperhatikan kesejahteraan finansial PPPK Paruh Waktu, pemerintah juga menyiapkan langkah strategis guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Taofik juga mengatakan, pemerintah sempat menyinggung salah satu program sekaligus proyek andalan adalah pendirian Sekolah Garuda yang berlokasi di Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya.

Selanjutnya, sekolah ini rencananya akan menjadi pusat inkubasi bagi talenta-talenta terbaik dengan kecerdasan di atas rata-rata.

Tujuannya untuk mencetak kader masa depan yang bisa menguasai teknologi. Selain itu, agar program ini juga sejalan dengan visi misi pemerintah pusat, guna meningkatkan daya saing bangsa di tingkat internasional.

Kegiatan halalbihalal ini juga diikuti oleh jajaran pimpinan daerah, pengurus PGRI, serta ratusan tenaga pendidik ini juga menjadi ajang penghormatan bagi para guru purnabakti.

Di akhir acara, penyerahan cinderamata dilakukan secara simbolis, sebagai bentuk apresiasi dan dedikasi panjang tenaga pendidik, dalam membangun fondasi pendidikan di Lombok Timur.(*)

Artikel Terkait