Program MBG Dinilai Mandek, Sejumlah Investor Ngamuk
Mataram (NTBSatu) – Sebuah video memperlihatkan sejumlah pelaku usaha yang mengklaim sebagai investor dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG), meluapkan kemarahannya.
Mereka mendatangi Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) pada Senin, 8 Juni 2026, guna mempertanyakan keberlanjutan program tersebut.
Pertemuan yang berlangsung di lobi kantor BGN tersebut, terlihat menimbulkan ketegangan dan adu mulut antara massa dan petugas keamanan setempat.
Melansir akun X @MafiaWasit, terlihat seorang pria paruh baya berjalan menggunakan kruk penyangga kaki di tengah kerumunan massa. Ia mempertanyakan kejelasan dari program tersebut.
“Selama 7 bulan, kawan-kawan dari daerah membuat dapur sehat kemitraan. Sampai detik ini, tidak ada kejelasan!” ujarnya.
Aksi protes ini terekam dalam sebuah video viral di X, dengan 1,2 juta penayangan dan 978 komentar pro dan kontra dari warganet.
Selain itu, situasi di dalam lobi kantor BGN tampak memanas saat sejumlah investor mulai berteriak menyampaikan keluh kesah mereka.
Petugas keamanan dan beberapa petugas kantor BGN juga tampak langsung menghadang seorang pria menggunakan pakaian sipil yang tengah mengamuk.
Ketegangan semakin meningkat saat pria tersebut berteriak dengan nada emosional kepada petugas keamanan, agar tidak menghalangi aspirasi mereka.
Ia menekankan, kehadiran mereka murni untuk menuntut pertanggungjawaban dari pemerintah, terkait dana operasional yang berjalan di daerah. “Kami butuh negara hadir! Kami tidak butuh kamu!” tegasnya.
Aksi Saling Dorong
Di tengah keriuhan tersebut, suasana nyaris tidak terkendali akibat aksi saling dorong. Petugas keamanan harus membuat barikade hidup untuk melokalisasi massa agar tidak masuk lebih jauh ke area dalam kantor.
Sementara itu, beberapa staf perempuan dan pengunjung lainnya tampak merekam peristiwa tersebut menggunakan gawai.
Hingga berita ini rilis, pihak BGN belum memberikan keterangan resmi terkait kelanjutan kemitraan dapur MBG. Termasuk respons terhadap tuntutan para investor yang mendatangi kantor mereka.
Selain itu, akun @MafiaWasit menyoroti kekhawatiran netizen. Ia menuliskan, kekecewaannya terhadap lambatnya respons pemerintah.
“Ngarepin Pemerintah bantu kita sudah sangat sulit,” tulisnya. (*)




