Bupati Jarot Lepas 44 Kafilah Sumbawa Menuju MTQ Tingkat Provinsi
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Bupati Sumbawa, Ir. Syarafuddin Jarot, secara resmi melepas 44 peserta Kafilah Kabupaten Sumbawa yang akan berlaga pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Pelepasan dilakukan usai penutupan Training Center (TC).
Sebanyak 44 peserta yang terdiri dari 22 putra dan 22 putri tersebut telah menjalani pembinaan intensif bersama 16 pelatih dan pembina sebelum diberangkatkan mewakili Kabupaten Sumbawa pada ajang keagamaan tingkat provinsi tersebut.
Bupati Jarot menegaskan para peserta yang berangkat merupakan putra-putri terbaik daerah yang telah melewati proses seleksi dan pembinaan yang tidak mudah.
“Kalian adalah putra-putri terbaik Kabupaten Sumbawa yang telah melalui proses pembinaan dan seleksi. Tunjukkan kemampuan terbaik, jaga nama baik daerah, serta jadikan MTQ sebagai sarana untuk semakin mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an,” ujar Bupati Jarot, Minggu 7 Juni 2026.
Menurutnya, keberhasilan sebuah kafilah tidak hanya diukur dari jumlah medali atau gelar juara yang diraih. Tetapi juga dari kemampuan peserta dalam mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“MTQ bukan sekadar ajang kompetisi. Yang lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an mampu membentuk karakter, akhlak, dan perilaku generasi muda kita,” katanya.
Bupati Jarot mengapresiasi kerja keras para pelatih, pembina, panitia, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Training Center sebagai bagian dari persiapan menuju MTQ tingkat provinsi.
“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pelatih, pembina, dan panitia yang telah mendampingi peserta selama proses pembinaan. Persiapan yang matang adalah modal penting untuk meraih hasil terbaik,” ungkapnya.
Bupati Jarot berharap, seluruh peserta dapat tampil percaya diri, menjaga kekompakan. Juga menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti perlombaan.
“Bertandinglah dengan penuh keyakinan. Jangan terbebani oleh target, tetapi fokuslah menampilkan kemampuan terbaik yang telah diasah selama mengikuti pembinaan,” pesannya.
Ia juga optimistis Kafilah Kabupaten Sumbawa mampu bersaing dan meraih prestasi membanggakan di tingkat Provinsi NTB.
“Saya yakin dengan pembinaan yang telah dilakukan, kafilah Sumbawa memiliki kemampuan untuk bersaing. Insya Allah kita dapat membawa pulang prestasi yang membanggakan daerah,” tegasnya.
Selain menjadi ajang kompetisi, Bupati Jarot menilai MTQ merupakan wadah penting dalam memperkuat syiar Islam dan membangun generasi Qurani di tengah masyarakat.
“Melalui MTQ, kita tidak hanya mencari juara, tetapi juga membangun kecintaan terhadap Al-Qur’an serta menumbuhkan generasi yang memiliki akhlak dan moral yang baik,” tambahnya.
Sementara itu, pelaksanaan Training Center sebelumnya difokuskan pada peningkatan kualitas tilawah, hafalan, pemahaman materi, teknik perlombaan, hingga penguatan mental peserta. Pembinaan dilakukan oleh 16 pelatih dan pembina yang berasal dari berbagai cabang lomba MTQ.
Penutupan TC kemudian dirangkaikan dengan prosesi pelepasan kafilah secara simbolis yang berlangsung khidmat. Doa bersama turut mengiringi keberangkatan para peserta agar diberikan kesehatan, kelancaran, dan hasil terbaik selama mengikuti MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB.
Dengan persiapan yang telah dilakukan selama beberapa waktu terakhir, Kabupaten Sumbawa menaruh harapan besar agar para peserta mampu mengharumkan nama daerah sekaligus menjadi duta syiar Islam yang membanggakan di tingkat provinsi. (*)




