Koneksi Internet di Poto Batu dan Kertasari Ditargetkan Tuntas Tahun ini
Sumbawa Barat (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat mempercepat perluasan jaringan internet di kawasan wisata Kertasari dan Poto Batu, guna menuntaskan masalah sinyal lemah yang menghambat aktivitas wisatawan dan warga lokal.
Konektivitas yang memadai memegang peranan krusial bagi kenyamanan pengunjung serta kelancaran transaksi ekonomi di destinasi wisata. Pelaku usaha mikro kini mengandalkan sistem pembayaran nontunai seperti QRIS untuk melayani para pembeli.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) KSB, Dedy Damhudy M. Khatim, S.P., M.Si., memaparkan prioritas penanganan infrastruktur telekomunikasi pada tahun anggaran ini. Pihaknya mengawal langsung pengerjaan teknis bersama para penyedia layanan seluler.
“Dalam mendukung sektor pariwisata, keterjangkauan dan keandalan jaringan internet menjadi perhatian khusus,” ujarnya, Rabu, 28 Oktober 2026.
Dinas Komunikasi dan Informatika KSB mendapati operator Telkomsel sebagai pihak paling responsif dalam koordinasi perluasan jaringan. Dukungan provider tersebut mempercepat realisasi penambahan titik akses internet di kawasan pesisir.
Pemerintah daerah memilih metode pemasangan tiang pole serta kabel serat optik gantung untuk mempercepat proses pengerjaan. Langkah ini juga mempermudah tim teknis melakukan pemeliharaan jaringan serta penanganan gangguan di lapangan.
Penyelesaian Status Lahan
Pemerintah daerah mengutamakan penyelesaian status lahan secara tuntas sebelum pelaksanaan pemasangan perangkat telekomunikasi dimulai.
Dukungan aktif dari pemerintah desa setempat melancarkan persiapan lokasi penempatan infrastruktur baru tersebut.
Dedy menegaskan, pihaknya meminta tambahan kapasitas bandwidth kepada pihak operator demi mengantisipasi lonjakan trafik internet. Penguatan kapasitas ini mencegah gangguan jaringan bagi masyarakat di wilayah wisata.
“Kami meminta tambahan bandwidth agar jaringan internet tidak mengalami gangguan kapasitas bagi warga,” ujarnya.
Pemerintah daerah menargetkan seluruh proses perluasan jaringan telekomunikasi tuntas sebelum pergantian tahun. Capaian tersebut mewujudkan pemerataan akses digital hingga kawasan wisata andalan di Sumbawa Barat. (*)




