Hadi Gunawan Terpilih Aklamasi pada Musdalub Demokrat NTB, Keputusan Final Ditentukan AHY
Mataram (NTBSatu) — Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Ke-V DPD Partai Demokrat Nusa Tenggara Barat (NTB) Jumat, 16 Oktober 2026 menetapkan Irjen Pol. (Purn.) H. Hadi Gunawan sebagai calon tunggal.
Kendati mengantongi dukungan penuh forum daerah, mantan Kapolda NTB tersebut belum resmi memimpin partai.
Kepastian sosok pemegang tongkat komando Partai Demokrat NTB masih bergantung penuh pada persetujuan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Dua Nama Bakal Calon Ketua
Sebelumnya, dua nama mengemuka saat pendaftaran bakal calon ketua.
Dr. Gema Ahmad Muzakir (Gema Akhmad Muzakkir), dengan kantong dukungan 2 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan 1 organisasi sayap partai.
Dan Irjen Pol. (Purn.) H. Hadi Gunawan, yang menggalang kekuatan mayoritas lewat 11 dukungan (1 DPD Demokrat NTB dan 10 DPC kabupaten/kota se-NTB).
Tahap verifikasi berkas gugur menghentikan langkah Gema Ahmad Muzakir karena gagal memenuhi syarat minimal dukungan.
Pasalnya, 10 DPC kabupaten/kota se-NTB kompak menyalurkan suara resmi kepada Hadi Gunawan. Peta dukungan yang memborong seluruh DPC tersebut otomatis meloloskan mantan Kapolda NTB itu sebagai calon tunggal menuju penetapan aklamasi.
Meskipun melaju tanpa rival pada forum daerah, aturan organisasi Partai Demokrat menegaskan bahwa Musdalub hanya menghasilkan usulan nama ke tingkat pusat.
Plt Ketua DPD Partai Demokrat NTB, Made Rai Astawa, menekankan DPP memegang penuh kewenangan penentuan Ketua DPD terpilih.
“Peserta Musdalub sepakat mengusulkan Hadi Gunawan sebagai calon tunggal kepada Ketum AHY. Hasil Musdalub ini baru sebatas menyepakati nama calon. Pengesahan resmi Ketua DPD Partai Demokrat NTB terpilih baru berlaku setelah Ketum AHY memberi persetujuan,” ujar Made Rai.
Menanggapi hasil forum dan mekanisme baku partai tersebut, Hadi Gunawan menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan para pemilik suara daerah.
Ia menegaskan kesiapannya mengikuti seluruh prosedur DPP hingga Ketum AHY menerbitkan keputusan resmi.
“Tentu ini amanah luar biasa yang harus saya tunaikan. Jika kelak Ketum AHY memberi persetujuan resmi, saya siap merangkul seluruh kader untuk memajukan dan memenangkan Partai Demokrat NTB pada Pemilu 2029,” tegas Hadi. (*)




