PJKR STKIP Tamsis Bima Bekali Maba Cakap SIADAB dan Santun Berkomunikasi
Mataram (NTBSatu) — Mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) STKIP Taman Siswa (Tamsis) Bima dibekali pemahaman tentang sistem akademik daring dan adab berkomunikasi di lingkungan kampus. Pembekalan itu dikemas dalam sosialisasi penggunaan akun SIADAB dan etika komunikasi beradab yang digelar di Ruang Beradab STKIP Taman Siswa Bima, Jumat, 16 Oktober 2026.
Sebanyak 105 mahasiswa semester I dari gabungan kelas A dan B mengikuti kegiatan tersebut. Sosialisasi mengusung tema “Membangun Mahasiswa PJKR yang Santun Berkomunikasi, Percaya Diri, dan Tertib dalam Administrasi Akademik”.
Kegiatan ini bertujuan memperdalam pemahaman mahasiswa dalam memanfaatkan akun SIADAB. Di sisi lain, mahasiswa diharapkan mampu menerapkan etika komunikasi yang baik, sopan, dan santun dalam kehidupan akademik, terutama di lingkungan prodi.
Tekankan Dua Hal Penting
Dalam sambutannya, Ketua Prodi PJKR Dr. Rabwan Satriawan, M.Pd. menegaskan dua hal yang perlu menjadi perhatian mahasiswa. Pertama adalah kemandirian dalam mengelola urusan administrasi akademik melalui SIADAB.
“Sebagai mahasiswa, harus bisa mengecek administrasinya masing-masing. Salah satunya adalah cara pengisian KRS. Karena, jika tidak melakukan pengisian KRS, meski telah membayar, maka tidak akan terdata namanya di sistem,” ujarnya.
Hal kedua adalah kemampuan menjalin komunikasi yang baik dengan dosen. Menurut Rabwan, tutur kata yang santun bukan sekadar soal sopan santun, melainkan juga fondasi hubungan akademik yang sehat antara mahasiswa dan dosen.
“Selain itu, mahasiswa juga harus memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik dengan dosen. Kesantunan berbahasa menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kemitraan akademik dengan dosen,” kata Rabwan.
Untuk menunjang tujuan tersebut, panitia menghadirkan dua pemateri. Dr. Khusnul Khatimah, M.A. menyampaikan materi tentang etika komunikasi, sedangkan Salahuddin, M.Pd. memandu mahasiswa memahami tata cara penggunaan akun SIADAB.
Sosialisasi ini tidak berhenti pada satu kali pertemuan. Sebagai tindak lanjut, prodi berencana melakukan pendampingan lanjutan sekaligus mengevaluasi sejauh mana mahasiswa memahami penggunaan akun SIADAB. Evaluasi tersebut mencakup pengisian dan pengajuan kartu rencana studi (KRS), pengecekan nilai hasil studi, serta penerapan etika komunikasi dalam kegiatan akademik sehari-hari. (*)




