Prodi PJKR STKIP Taman Siswa Bima Perkuat Sinergi Tata Kelola Olahraga Melalui Kuliah Umum Nasional
Bima (NTBSatu) – “Kolaborasi antarstakeholder menjadi fondasi penting dalam membangun sistem pembinaan olahraga yang profesional dan berkelanjutan. Karena itu, Prodi PJKR menghadirkan forum yang mempertemukan akademisi, guru olahraga, pengurus KONI, cabang olahraga, alumni, dan mahasiswa untuk bersama-sama membangun masa depan olahraga Bima”.
Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) STKIP Taman Siswa Bima, Dr. Rabwan Satriawan, M.Pd., AIFO., saat membuka Kuliah Umum Nasional bertajuk “Transformasi Tata Kelola Organisasi Olahraga: Mengadopsi Standar Nasional untuk Kejayaan Olahraga Bima” yang digelar di Auditorium Sudirman STKIP Taman Siswa Bima, Kamis, 21 Mei 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Prodi PJKR STKIP Taman Siswa Bima tersebut menghadirkan Prof. Dr. H. Djoko Pekik Irianto, M.Kes., AIFO., Guru Besar Universitas Negeri Yogyakarta sekaligus Ketua Umum KONI Daerah Istimewa Yogyakarta, sebagai narasumber utama. Kehadiran tokoh olahraga nasional itu menjadi magnet tersendiri bagi peserta yang datang dari berbagai unsur keolahragaan di Bima dan Dompu.
Antusiasme peserta terlihat dari penuhnya Auditorium Sudirman yang dihadiri lebih dari 300 peserta pada sesi pertama, terdiri atas pengurus KONI Kabupaten Bima dan Kota Bima, guru PJOK, pengurus cabang olahraga, alumni PJKR STKIP Taman Siswa Bima, dosen, serta praktisi olahraga. Sementara pada sesi kedua, kegiatan diikuti mahasiswa Program Studi PJKR dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Bima, Kota Bima, dan Kabupaten Dompu.
Menurut Dr. Rabwan Satriawan, penyelenggaraan kuliah umum ini merupakan bagian dari komitmen Prodi PJKR dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus menjawab kebutuhan peningkatan kapasitas sumber daya manusia olahraga di daerah. Kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai forum transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang membangun jejaring dan kolaborasi antarpelaku olahraga.
“Olahraga modern membutuhkan tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan berbasis standar. Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan wawasan kepada mahasiswa dan seluruh insan olahraga mengenai pentingnya manajemen organisasi olahraga yang baik sebagai fondasi lahirnya prestasi,” ungkapnya.
Tingkatkan Pemahaman Tata Kelola Organisasi Olahraga
Sesuai tujuan yang dirancang dalam kegiatan, kuliah umum ini diarahkan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai tata kelola organisasi olahraga berbasis standar nasional, memperkuat kompetensi mahasiswa dan praktisi olahraga. Mendorong kolaborasi antarstakeholder, serta mendukung peningkatan prestasi olahraga daerah.
Kegiatan dikemas melalui penyampaian materi utama, pemaparan praktik terbaik (best practice), diskusi interaktif, berbagi pengalaman kepemimpinan olahraga, hingga penguatan jejaring profesional antarpeserta.
Dalam pemaparannya, Prof. Djoko Pekik menegaskan, keberhasilan olahraga daerah tidak hanya ditentukan oleh kualitas atlet. Tetapi juga, kualitas tata kelola organisasi yang menaunginya.
Ia mendorong seluruh stakeholder olahraga untuk mengadopsi prinsip-prinsip profesionalitas, transparansi, akuntabilitas, dan kolaborasi dalam menjalankan organisasi olahraga.
Selain itu, Prof. Djoko juga menekankan pentingnya pengembangan sport science sebagai bagian dari sistem pembinaan modern.
Menurutnya, pendekatan ilmiah melalui pengukuran kondisi fisik, analisis performa, psikologi olahraga, nutrisi, dan pencegahan cedera akan membantu atlet mencapai prestasi secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Karena itu, sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi olahraga perlu terus diperkuat agar ilmu pengetahuan dapat diterapkan secara langsung dalam pembinaan atlet daerah. (*)




