Lombok Timur

Laba Bersih Naik 34 Persen, Bupati Lombok Timur Desak PD Agro Selaparang Genjot PAD

Lombok Timur (NTBSatu) –  Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin menghadiri rapat laporan pertanggungjawaban keuangan Perusahaan Daerah (PD) Agro Selaparang Tahun Buku 2025 di Selong, pada Rabu, 20 Mei 2026.

Sebelumnya, PD Agro Selaparang mencatatkan peningkatan laba bersih setelah pajak mencapai 34,58 persen sepanjang 2025 dengan total Rp214,4 juta.

Meski kinerja keuangan membaik, Haerul Warisin meminta perusahaan tersebut untuk memperkuat transparansi. Serta, pengoptimalan penagihan piutang guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

IKLAN

“Transparansi harus dipraktikkan untuk menuju kebenaran. Semua pengelolaan harus terbuka agar tidak ada ruang untuk saling curiga,” ujarnya, Rabu, 20 Mei 2026.

Meski perusahaan ini menunjukkan pertumbuhan positif, namun Bupati juga menyoroti masalah piutang PD Agro yang belum tertagih.

Oleh karena itu, ia menginstruksikan membentuk tim khusus  agar akselerasi penagihan bisa segera terlaksana, guna menjaga likuiditas perusahaan.

IKLAN

Ekspansi Usaha dan Skema Kemitraan Barter

Sebagai langkah ke depan, Bupati memberikan lampu hijau bagi direksi untuk menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan asal Surabaya, melalui skema barter komoditas.

Dengan kerja sama ini, PD Agro Selaparang nantinya akan memasok bahan baku jagung pipilan. Sementara itu, pihak mitra akan menyuplai produk jadi, berupa bibit ayam, pakan ternak, ikan, hingga obat-obatan. 

​“Ini pola bisnis yang bagus. Kita kirim bahan baku, lalu membawa pulang barang jadi yang memang dibutuhkan masyarakat,” lanjutnya.

Selain itu, manajemen juga  mengalihkan pengelolaan aset kolam yang awalnya sewa, kini bisa dikelola langsung. Sebab, bisa memberikan keuntungan lebih besar.

Perusahaan juga berencana menaikkan kapasitas produksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal yang belum tergarap maksimal, serta menyasar bisnis es batu kristal di bidang kuliner.

Pembenahan Internal dan Efisiensi Anggaran

Direktur Utama PD Agro Selaparang, Sabar mengungkapkan, sepanjang 2025 perusahaan mengelola berbagai bisnis. Mulai dari distributor pupuk bersubsidi, produksi es balok, garam beryodium, hingga komoditas pertanian.

Sehingga, perusahaan mampu meraup pendapatan kotor Rp2,903 miliar dengan beban operasional Rp2,639 miliar. Dari keseluruhan total laba bersih, perusahaan menyetor dividen senilai Rp117,9 juta ke kas daerah.

Selain itu, Sabar juga menjelaskan, jika perusahaan sudah menyelesaikan sejumlah kewajiban yang sempat tertunggak, seperti tunggakan pajak periode 2019-2021 sebesar Rp600 juta serta tunggakan BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp108,8 juta.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas PD Agro Selaparang, Wimuhcianto menekankan pentingnya efisiensi operasional dan ketepatan memilih mitra bisnis, khususnya pada rencana ekspansi komoditas cangkang kemiri. (Inda)

Artikel Terkait

Back to top button