Lombok TengahPariwisata

Sapu Joman Tetap Utuh di Tengah Rumah yang Hangus Pasca Kebakaran Dusun Sede

Lombok Tengah (NTBSatu) – Sebuah sapu berbahan merang atau jerami padi, yang warga sebut joman, tetap utuh di tengah rumah adat yang hangus akibat kebakaran di Dusun Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.

Koordinator Guide Lokal Dusun Sade, Talib, mengatakan warga menemukan sapu tersebut setelah kebakaran melanda permukiman pada Minggu malam, 22 Agustus 2026.

Talib mengatakan Kepala Dusun Sade, Amaq Cindage, pertama kali menyampaikan informasi mengenai sapu joman tersebut.

IKLAN

“Ada satu joman atau alat sapu dari ujung padi yang tidak terbakar sama sekali. Padahal rumahnya semua hangus rata,” ujar Talib kepada NTBSatu beberapa waktu lalu.

Talib mengatakan, warga akan menyimpan sapu tersebut bersama sejumlah benda lain yang masih tersisa dari kebakaran. Warga akan memajang benda-benda itu di Bale Beleq atau museum desa setelah pemerintah daerah membangun fasilitas tersebut.

“Nanti barang-barang sisa kebakaran yang masih berbentuk, termasuk sapu joman ini, akan kami tempatkan di Bale Beleq (museum). Ini akan kami kemas menjadi situs sejarah dan cerita unik bagi para wisatawan yang datang,” katanya.

IKLAN

Sebanyak 65 hingga 70 pemandu wisata lokal nantinya akan mengajak wisatawan berkeliling Dusun Sede. Mereka juga akan menceritakan kronologi kebakaran dan menunjukkan sejumlah benda yang selamat dari kobaran api.

Sementara itu, pemerintah mulai melakukan pendataan dan sosialisasi untuk pembangunan kembali rumah warga terdampak. Pemerintah juga akan membuat rekening khusus bagi setiap kepala keluarga untuk menyalurkan bantuan pembangunan rumah.

Talib berharap pemerintah mempercepat rehabilitasi permukiman agar warga dapat kembali menempati rumah masing-masing sebelum MotoGP berlangsung di Sirkuit Mandalika.

“Harapan kami warga yang terdampak kebakaran ini bisa segera menempati rumahnya kembali secara masing-masing,” pungkasnya. (*)

Artikel Terkait