Ketua DPRD Sumbawa Siapkan Evaluasi Tambang Lantung
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov., menyoroti musibah tambang di Kecamatan Lantung yang menewaskan tiga warga dan melukai enam lainnya.
“Kami DPRD Sumbawa pertama mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada korban pertambangan yang ada di Lantung. Ini sangat kami sayangkan sekali bisa terjadi hal seperti ini,” ujar Nanang kepada NTBSatu di Kantor DPRD Sumbawa, Minggu, 6 September 2026..
Siapkan Evaluasi Bersama Pemda Sumbawa
Nanang menjelaskan, DPRD bersama pemerintah daerah sudah menghentikan aktivitas tambang ilegal yang menggunakan alat berat sekitar setahun lalu.
Namun, pemerintah masih memberi ruang bagi masyarakat yang menggunakan peralatan kecil untuk aktivitas pertambangan. Pemerintah sebelumnya menilai aktivitas tersebut memiliki risiko lebih rendah.
Menurut Nanang, musibah di Lantung membuat DPRD kembali menaruh perhatian terhadap keselamatan para penambang.
“Ini akan menjadi atensi kami ke depan bersama pemerintah daerah agar teman-teman penambang bisa aman,” katanya.
Karena itu, DPRD Sumbawa akan segera berkomunikasi dengan pemerintah daerah. Kedua pihak akan mencari formulasi yang tepat agar aktivitas pertambangan tidak kembali menimbulkan korban.
“Ya betul, kami akan mengevaluasi secepatnya bagaimana formulasi yang baik sehingga tidak menimbulkan banyak korban,” tegasnya.
Dorong Penambang Segera Urus IPR
Selain evaluasi, Nanang mendorong para penambang segera mengurus Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Menurutnya, izin tersebut dapat memberikan arah dan aturan yang jelas bagi aktivitas pertambangan masyarakat.
“Salah satu yang paling penting itu adalah IPR itu sendiri. Ketika IPR itu ada, teman-teman ini tidak bekerja tanpa arah,” jelasnya.
Ia menilai keberadaan IPR juga dapat memperkuat penerapan aturan keselamatan. Selain itu, aturan tersebut dapat membantu masyarakat menjaga hutan dan lingkungan.
“Di samping menjaga keselamatan, menjaga hutan, menjaga lingkungan dan lain sebagainya. Kita semua menjadi aman, dan kita semua menjadi sejahtera dan lebih baik,” pungkasnya. (*)




