Lombok Tengah

UAS Bakal Hadir di Ranggagata Lombok Tengah, Tabligh Akbar Jadi Momentum Satukan Warga

Lombok Tengah (NTBSatu) – Pendakwah Ustaz Prof H Abdul Somad (UAS) dijadwalkan hadir dalam tabligh akbar di Desa Ranggagata, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah pada 12 September 2026 mendatang.

Ketua Panitia Tabligh Akbar, Abdul Hamid, mengatakan kegiatan tersebut sudah digagas sejak 23 Juni 2026. Setelah melalui berbagai persiapan, panitia akhirnya memastikan UAS hadir dalam kegiatan tersebut.

“Insyaallah sudah pasti. Kita gagas dari tanggal 23 Juni, kemudian awal Juli baru terjawab dan kita dapat posisi,” kata Abdul Hamid kepada NTBSatu.

IKLAN

Menurutnya, tabligh akbar tersebut tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan. Panitia juga ingin menjadikan momentum itu untuk mempererat kembali hubungan masyarakat yang sempat renggang akibat gesekan politik setelah Pilkades.

“Awalnya masih ada gesekan yang timbul akibat Pilkades. Jadi belum bisa menyatu. Harapan kita lewat UAS bagaimana mempersatukan kembali, supaya umat bersatu kembali,” ujarnya.

Salat Berjamaah Bersama UAS

Abdul Hamid menjelaskan rangkaian kegiatan berlangsung setelah salat Zuhur. UAS akan memimpin salat berjamaah di masjid setempat sekitar pukul 12.30 WITA.

IKLAN

Karena kapasitas masjid terbatas, panitia menyiapkan lokasi tambahan di area terbuka. Jamaah yang tidak tertampung di masjid dapat mengikuti salat berjamaah di bawah tenda dengan imam tersendiri.

Panitia menyiapkan sekitar 40 tenda untuk menampung jamaah dan meminta peserta membawa sajadah masing-masing, sementara panitia menyediakan terpal sebagai alas.

“Masjid tidak cukup tempatnya. Jadi nanti di masjid diimami Ustaz Abdul Somad. Pada jam yang sama, di bawah terop juga berjamaah dengan imam tersendiri,” jelasnya.

Setelah salat, lanjut dengan hadrah dan shalawatan sebelum memasuki agenda utama tabligh akbar.

Target 2.000 Jamaah

Abdul Hamid memperkirakan sekitar 1.000 hingga 2.000 jamaah akan menghadiri kegiatan tersebut. Tabligh akbar ini terbuka gratis untuk masyarakat umum.

Panitia juga memisahkan area jamaah laki-laki dan perempuan untuk menjaga kenyamanan selama kegiatan.

Persiapan teknis, kata Abdul Hamid, kini telah mencapai sekitar 99 persen. Panitia sudah menyiapkan fasilitas kamar mandi, area parkir, hingga rumah singgah.

Untuk mengantisipasi kondisi panas, panitia juga menyiapkan tenda serta pendingin udara portabel di area panggung.

Sementara itu, panitia meminta pedagang sekitar lokasi menghentikan aktivitas sementara selama acara berlangsung.

Ia menegaskan kegiatan tersebut tidak menggunakan uang pribadi maupun sumbangan jamaah untuk kebutuhan utama panitia.

“Kalau ada yang harus tutup sementara, saya kompensasikan. Itu dari pribadi, bukan dari panitia,” katanya.

Abdul Hamid berharap kehadiran UAS tidak hanya memberikan penguatan keagamaan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk kembali membangun kebersamaan warga Ranggagata dan sekitarnya. (*)

Artikel Terkait