Sungai Tempasan Pringgasela, Wisata Murah dengan Pesona Rinjani
Lombok Timur (NTBSatu) – Suara aliran air berpadu dengan hamparan sawah yang membentang luas. Dari kejauhan, Gunung Rinjani ikut menghiasi lanskap ketika cuaca cerah. Pemandangan itu menjadi salah satu daya tarik Sungai Tempasan di Desa Pengadangan, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur.
Lokasinya yang dekat dengan permukiman membuat Sungai Tempasan mudah dijangkau warga. Akses yang relatif mudah juga menjadi alasan tempat ini ramai dikunjungi, terutama saat akhir pekan.
Sanipah, salah seorang warga yang mengenal kawasan tersebut, mengatakan, Sungai Tempasan sudah lama menjadi pilihan masyarakat untuk menghabiskan waktu luang.
“Karena letaknya dekat dari desa, sungai ini sering menjadi pilihan warga saat menghabiskan akhir pekan,” kata Sanipah kepada NTBSatu, kemarin.
Popularitas Sungai Tempasan bahkan tetap bertahan sejak masa pandemi Covid-19. Pengunjung tidak perlu menyiapkan biaya besar untuk menikmati suasana alam di tempat tersebut.
Cukup membayar parkir Rp5.000 per sepeda motor, pengunjung sudah bisa menikmati aliran sungai dan panorama persawahan di sekitarnya.
Murah bukan berarti tempat ini kehilangan daya tarik. Air sungai yang dingin, udara yang sejuk, serta lingkungan yang relatif bersih membuat pengunjung betah berlama-lama.
Namun, panorama menjadi nilai jual utama Sungai Tempasan. Ketika sore tiba, cahaya matahari menyinari hamparan padi dan menciptakan suasana hangat. Jika cuaca mendukung, siluet Gunung Rinjani juga ikut mempercantik pemandangan.
“View-nya yang menjadi harga jual karena memang secantik itu. Apalagi kalau sore, saat matahari mau tenggelam, cahaya matahari yang menyinari padi-padi di sawah membuat pemandangannya semakin cantik,” jelasnya.
Sungai yang Ramah Keluarga
Selain menawarkan pemandangan, karakter sungai juga membuat tempat ini cocok untuk keluarga. Arusnya tidak terlalu deras dan kedalaman air relatif dangkal.
Kondisi itu membuat anak-anak dapat bermain air dengan lebih nyaman, tentu dengan tetap mendapat pengawasan orang dewasa.
Orang dewasa pun tetap bisa menikmati segarnya air Sungai Tempasan. Kedalaman sungai yang tidak terlalu dalam membuat pengunjung dapat bermain air tanpa harus menghadapi medan yang sulit.
Jembatan yang berada di kawasan sungai turut menjadi daya tarik tersendiri. Warga kerap memanfaatkannya sebagai tempat berfoto sambil menikmati lanskap persawahan.
Meski menawarkan akses yang mudah, Sungai Tempasan masih menyimpan pekerjaan rumah pada sektor infrastruktur.
Beberapa ruas jalan menuju lokasi belum menggunakan aspal hot mix. Sementara ruas yang sudah beraspal hot mix mulai mengalami kerusakan.
“Kalau akses ke sini sebenarnya sudah enak, tetapi jalannya ada yang belum hot mix. Jalan yang sudah hot mix juga ada yang rusak. Cukup tidak enaknya di situ,” kata Sanipah.
Di sisi lain, pengunjung tidak perlu khawatir mencari tempat parkir. Pengelola menyediakan area parkir yang cukup luas dan menjaganya untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan.
Bagi warga yang ingin menikmati sungai tanpa menempuh perjalanan jauh atau melewati medan terjal, Sungai Tempasan menawarkan pilihan sederhana. Air yang dingin, udara sejuk, hamparan sawah, hingga panorama Rinjani bisa dinikmati dalam satu tempat.
Tak perlu perjalanan panjang. Tak perlu medan ekstrem. Cukup datang ke Tempasan, membayar parkir, lalu menikmati alam Pringgasela. (*)




