Sakeco Sumbawa Tampil di Ternate, Bawa Warisan Budaya Samawa ke Panggung JKPI
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Seni tradisi Sakeco Sumbawa tampil dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) ke-12 di Ternate, Maluku Utara, Rabu, 27 Agustus 2026. Penampilan itu membuka ruang bagi Sumbawa untuk memperkenalkan kekayaan budaya Samawa kepada masyarakat dari berbagai daerah.
Rombongan Kabupaten Sumbawa membawa Sakeco ke sejumlah agenda budaya dalam rangkaian JKPI, termasuk Pasar Malam Indonesia, Pentas Budaya, dan Festival Gastronomi. Penampilan tersebut sekaligus mempertemukan seni tradisi Sumbawa dengan beragam budaya dari daerah lain di Indonesia.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif dan Pemasaran Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Sumbawa, Awaliyah Mutmainnah, S.E., menjelaskan pihaknya membawa dua penampil Sakeco asal Sumbawa dalam agenda tersebut.
“Namanya Dira dan Fanny. Keduanya asli Sumbawa dan kami membawa mereka bersama rombongan Kabupaten Sumbawa ke Ternate untuk menampilkan Sakeco,” ujarnya kepada NTBSatu, Jumat, 28 Agustus 2026.
Sakeco Kenalkan Identitas Budaya Sumbawa
Sakeco membawa identitas masyarakat Sumbawa melalui seni tradisi yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat Samawa. Penampilan di Ternate pun memberi kesempatan kepada masyarakat dari berbagai daerah untuk mengenal seni tradisi tersebut secara langsung.
Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., mengapresiasi penampilan Sakeco dalam rangkaian JKPI ke-12. Menurutnya, forum tersebut memberi ruang bagi setiap daerah untuk memperkenalkan kekayaan budaya masing-masing.
“Yang membanggakan, Kabupaten Sumbawa turut menampilkan budaya Sakeco, salah satu warisan seni tradisi masyarakat Sumbawa yang sarat dengan nilai, pesan, dan kearifan lokal,” ujarnya.
Karena itu, Bupati mendorong masyarakat untuk terus mengenalkan dan menjaga Sakeco. Upaya tersebut penting agar seni tradisi Sumbawa tetap hidup dan terus mendapat tempat di tengah perkembangan zaman.
Bawa Sakeco ke Panggung Budaya Nasional
Keikutsertaan Sakeco dalam agenda JKPI juga membuka peluang bagi seni tradisi Sumbawa untuk menjangkau penonton yang lebih luas. Panggung budaya seperti ini dapat mempertemukan pelaku seni Sumbawa dengan masyarakat dari berbagai daerah.
Selain itu, pengenalan Sakeco turut memperkuat peran budaya dalam pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata daerah. Sumbawa dapat menunjukkan kekayaan seni tradisinya sekaligus memperkuat identitas budaya Samawa di tingkat nasional.
Bupati berharap momentum tersebut mendorong generasi muda untuk mengenal, mencintai, dan meneruskan warisan budaya Sumbawa.
“Semoga melalui forum JKPI ini, budaya Sumbawa semakin dikenal luas dan terus kita lestarikan sebagai bagian penting dari kekayaan budaya Indonesia,” ujarnya.




