NTBPeristiwa

Pemprov NTB Perluas Bantuan Logistik Pascagempa di NTT

Mataram (NTBSatu) – Tim Penanggulangan Bencana Pemprov NTB memperluas jangkauan penanganan darurat pascagempa magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Tim mendirikan tiga unit dapur umum baru di lokasi berbeda, termasuk menyasar wilayah yang sebelumnya terisolasi.

Perwakilan Pemprov NTB, Chandra Aprinova menjelaskan, langkah ini bertujuan untuk memastikan pemenuhan kebutuhan pangan dasar warga terdampak hingga ke pelosok.

Sejak hari ketiga pascagempa, Tim NTB telah mengoperasikan dapur umum utama di Dampek, Kecamatan Lamba Leda, Manggarai Timur. Dapur utama tersebut sanggup memproduksi hingga 3.000 nasi bungkus setiap hari.

IKLAN

Chandra mengatakan, Gubernur NTB kemudian menginstruksikan tim untuk segera membuka tiga dapur umum baru guna menyikapi meluasnya sebaran warga terdampak dan tingginya kebutuhan logistik.

“Kami menargetkan masing-masing dapur umum baru memproduksi 2.000 bungkus makan siang dan 2.000 bungkus makan malam setiap hari,” ujar Chandra yang juga menjabat sebagai Kabid Destinasi Dispar NTB, Kamis 27 Agustus 2026.

Operasional dapur umum ini menggunakan peralatan bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos). Sementara itu, Pemprov NTB menyuplai penuh kebutuhan bahan logistik utama sekaligus menerjunkan tenaga operator lapangan.

IKLAN

Menembus Wilayah Terisolasi dan Melatih Warga Lokal

Salah satu dari tiga dapur umum baru tersebut berdiri di wilayah yang sangat terisolasi. Akses jalur darat yang sulit sempat menghambat penyaluran bantuan ke kawasan ini.

“Untuk menjangkau titik terisolasi tersebut, tim di lapangan memanfaatkan panduan rute dari Pendamping PKH setempat yang memahami medan,” tutur Chandra.

Selain mendistribusikan bantuan pangan, tim NTB juga mengedukasi masyarakat setempat. Mereka melatih warga lokal untuk mengelola dapur umum secara mandiri sebelum tim NTB mengakhiri masa penugasan pada hari ke-15.

Saat ini, Posko Pemprov NTB tumbuh menjadi pusat rujukan utama bagi puluhan relawan dari LSM nasional maupun internasional, TNI, Polri, hingga berbagai lembaga kemanusiaan.

Produksi nasi bungkus dari Posko NTB tidak hanya menyasar masyarakat di pengungsian, tetapi juga menyuplai kebutuhan konsumsi seluruh tim kemanusiaan, tim medis, serta para pasien di Rumah Sakit Lapangan Pemprov NTB. (Japriani)

Artikel Terkait