Dua Bulan Terakhir, Damkarmat Mataram Catat 30 Peristiwa Kebakaran
Mataram (NTBSatu) – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Mataram mencatat 30 peristiwa kebakaran sepanjang Juli hingga 25 Agustus 2026.
Rinciannya, 10 peristiwa kebakaran tercatat selama Juli. Memasuki Agustus, jumlahnya meningkat menjadi 20 peristiwa hingga 25 Agustus. Dari total tersebut, 8 kejadian melibatkan lahan kosong, masing-masing satu kasus pada Juli dan tujuh kasus selama Agustus.
Kepala Damkarmat Kota Mataram, Rudi Suryawan mengatakan, penyebab kebakaran cukup beragam. Untuk kebakaran yang melibatkan bangunan maupun ruko, mayoritas oleh korsleting arus pendek listrik, baik pada instalasi maupun peralatan elektronik.
“Kalau kebakaran bangunan atau ruko, mayoritas penyebabnya karena korsleting listrik. Karena itu, kami mengimbau masyarakat memastikan kondisi instalasi dan peralatan listrik tetap aman,” kata Rudi, Selasa, 25 Agustus 2026.
Sementara untuk kejadian kebakaran pada lahan kosong, faktor kelalaian manusia turut menjadi perhatian. Warga yang membakar sampah kemudian meninggalkan lokasi sebelum api benar-benar padam dapat memicu kebakaran, terlebih saat kondisi lahan kering dan cuaca panas.
“Untuk lahan kosong, ada juga yang terjadi karena warga membakar sampah lalu ditinggalkan. Api yang awalnya kecil bisa membesar dan merambat, apalagi saat kondisi cuaca panas serta banyak material kering,” ujarnya.
Rudi turut mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi cuaca yang cukup panas belakangan ini.
“Cuaca panas terik, termasuk hawa panas yang masih terasa pada malam hari, membuat kita harus lebih berhati-hati. Kami mengimbau masyarakat tidak membakar sampah sembarangan dan memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi,” katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi Damkarmat ketika membutuhkan bantuan, baik untuk situasi darurat maupun laporan non-darurat.
“Untuk situasi darurat maupun aduan non-darurat, masyarakat dapat menghubungi Call Center Terpadu 112 yang bebas pulsa dan dapat diakses seluruh operator. Masyarakat juga bisa menghubungi nomor telepon kantor (0370) 645872 atau WhatsApp dan handphone 081918533113,” pungkasnya. (*)




