Bupati Amar Lepas Delapan Kafilah MTQ KORPRI KSB ke Makassar
Sumbawa Barat (NTBSatu) – Delapan anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) siap mengukir prestasi di tingkat nasional. Mereka akan berlaga pada ajang MTQ KORPRI VIII Tingkat Nasional di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada 23–30 Agustus 2026.
Langkah delapan ASN asal KSB ini terbilang istimewa, karena mereka bertindak sebagai perwakilan resmi Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Oleh sebab itu, keikutsertaan ini menjadi wadah pembuktian kualitas sekaligus ajang memperluas pengalaman di panggung nasional.
Sementara itu, dukungan penuh mengalir saat Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., meresmikan pelepasan kafilah dalam apel pagi di Lapangan Graha Fitrah, Kamis, 20 Agustus 2026.
Dalam arahannya, Bupati Amar pun mendorong seluruh duta daerah untuk tampil habis-habisan demi membawa pulang hasil manis.
“Harapan kita tentu bisa meraih prestasi yang terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa Barat di tingkat nasional,” tegas Bupati Amar, Kamis, 20 Agustus 2026.
Nantinya, utusan asal KSB ini akan berkompetisi pada lima cabang lomba. Adapun cabang tersebut di antaranya Tartil Al-Qur’an (putra/putri), Tahfiz Al-Qur’an Juz 30 (putra/putri), Khotbah Jumat (putra), Dakwah Al-Qur’an (putra/putri), serta Tahfiz Surah Pilihan Al-Baqarah (putra).
Soroti Evaluasi Kaji Tiru Birokrasi
Di samping memberikan pembekalan, Bupati Amar juga memanfaatkan momen apel pagi untuk mengevaluasi kinerja birokrasi. Oleh sebab itu, ia secara khusus menyoroti agenda studi tiru sejumlah OPD selama dua pekan terakhir.
Adapun program kaji tiru tersebut meliputi pengelolaan sampah di Mataram, budidaya ternak di Jakarta Selatan, serta skema PJU di Madiun. Oleh karena itu, ia meminta seluruh pimpinan OPD agar tidak sekadar membawa laporan formalitas.
Maka dari itu, Bupati Amar menuntut para pimpinan OPD untuk segera mentransformasikan hasil kunjungan tersebut menjadi program kerja yang konkret.
“Setiap kunjungan harus memberikan hasil yang nyata. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh harus diterjemahkan menjadi inovasi serta program yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat pembangunan di Bumi Pariri,” ujarnya.
Kini fokus dan doa masyarakat Sumbawa Barat tertuju pada kedelapan kafilah KORPRI yang bertolak ke Makassar. Dengan demikian, mereka mengemban misi besar untuk tampil optimal sekaligus melambungkan nama daerah di panggung nasional. (*)




