Lombok TengahPemerintahan

Dishub Lombok Tengah Kebut Perbaikan PJU, Lima Ruas Jalan Jadi Sasaran

Lombok Tengah (NTBSatu) – Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Tengah mempercepat pembenahan penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah ruas strategis.

Tahun 2026, Dinas Perhubungan Lombok Tengah menargetkan perbaikan jaringan dan penggantian lampu pada lima ruas jalan.

Kepala Dinas Perhubungan Lombok Tengah, Baiq Sri Damayanti Wiradarma mengatakan, pihaknya telah menuntaskan pekerjaan di dua ruas, yakni Jalan Praya-Kopang dan Jalan Praya-Mujur.

IKLAN

“Yang sudah kita selesaikan itu ruas Jalan Praya-Kopang. Kemudian di ruas Praya-Mujur,” kata Sri Damayanti.

Dinas Perhubungan Lombok Tengah menangani sekitar 174 titik PJU di ruas Jalan Praya-Kopang. Sementara di Jalan Praya-Mujur, petugas memperbaiki sekitar 47 titik PJU.

Setelah menyelesaikan dua ruas tersebut, Dinas Perhubungan akan melanjutkan pekerjaan ke Jalan Praya-Ubung. Selanjutnya, petugas menyasar ruas Pemangkep-Kopang dan Penujak-Selong Belanak.

IKLAN

Sri Damayanti mengatakan, Dinas Perhubungan juga rutin memperbaiki PJU di pusat Kota Praya. Petugas antara lain memperbaiki lampu di ruas Masjid Agung hingga Manhal, serta Pertigaan Yanmu hingga rumah sakit.

“Yang dari awal kan gelap, itu kita sudah. Sudah nyala semua,” ujarnya.

Siapkan Meterisasi PJU

Tidak hanya mengganti lampu yang rusak, Dinas Perhubungan juga menyiapkan program meterisasi pada sejumlah titik PJU yang masih menggunakan sistem nonmeterisasi.

Sri Damayanti menjelaskan, meterisasi dapat membantu pemerintah menekan biaya pembayaran listrik PJU. Dengan sistem tersebut, pemerintah bisa menyesuaikan pembayaran dengan jumlah listrik yang benar-benar digunakan.

“Dengan meterisasi ini kita bisa menekan pembayaran PJU sesuai dengan pemakaiannya,” jelasnya.

Namun, Dinas Perhubungan masih menghadapi keterbatasan armada untuk mempercepat pekerjaan. Saat ini, Dinas Perhubungan hanya memiliki satu kendaraan skylift atau hidrolik untuk memperbaiki jaringan dan mengganti lampu PJU.

“Kita punya skylift atau hidrolik, kendaraan yang untuk kita gunakan untuk melakukan perbaikan jaringan dan penggantian lampu itu kami hanya punya satu armada,” ungkap Sri Damayanti.

Kondisi tersebut membuat teknisi tidak bisa membagi pekerjaan ke banyak tim sekaligus. Selain keterbatasan armada, juga menghadapi keterbatasan anggaran pada 2026.

Perbaikan PJU pada 2027

Dinas Perhubungan Lombok Tengah berharap dukungan anggaran pada 2027 semakin besar. Pemerintah daerah akan mengalokasikan anggaran melalui PBJT tenaga listrik untuk mendukung perbaikan jaringan, penggantian lampu, meterisasi, serta pengadaan armada.

Sri Damayanti menyebut, pihaknya mendapat informasi mengenai rencana pengadaan satu armada tambahan pada 2027. Namun, pihaknya masih membutuhkan dua armada lagi agar total kendaraan mencapai tiga unit.

Dengan tiga armada, pihaknya dapat membagi teknisi menjadi tiga tim. Kondisi tersebut akan memperluas jangkauan perbaikan PJU di berbagai ruas jalan.

“Jadi kami bisa bagi personel kami yang teknisi itu tiga tim. Jadi bisa lebih banyak kita bisa menjangkau ruas-ruas jalan yang bisa kita lakukan perbaikan jaringan dan penggantian lampu,” katanya.

Sri Damayanti menargetkan cakupan perbaikan PJU pada 2027 meningkat hampir 100 persen. Namun, Dishub masih menunggu pembahasan dan finalisasi anggaran sebelum menyampaikan nominalnya.

“Lebih banyak lagi, hampir 100 persen,” tegasnya.

Ia berharap peningkatan anggaran tersebut dapat mempercepat pembenahan PJU, sehingga semakin banyak ruas jalan di Lombok Tengah yang mendapat penerangan memadai.

“Informasinya sudah akan ada peningkatan di tahun depan. Nanti mungkin setelah final, baru nanti kami akan sampaikan,” pungkasnya. (*)

Artikel Terkait