PemerintahanSumbawa Barat

Total 3,6 Miliar Bonus Atlet, Bupati Amar Pastikan Cair Agustus ini

Sumbawa Barat (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat memastikan penyerahan bonus atlet peraih medali Porprov NTB 2026 tetap terealisasi bulan ini. Meski bergeser dari target awal 8 Agustus, Pemkab telah menyiapkan total alokasi anggaran Rp3,6 miliar.

Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si. menjelaskan, masih berjalannya tahapan administrasi di tingkat provinsi usai evaluasi perubahan menjadi alasan Pemkab menyesuaikan jadwal penyerahan bonus tersebut.

“Saya kemarin targetkan penyerahannya tanggal 8 Agustus. Tetapi walau kita sudah selesai evaluasi ke provinsi, saat ini belum dapat nomor register. Jadi laporan Pak Sekda mungkin kita mundur satu minggu paling jauh dari tanggal 8. Tapi tetap bulan ini,” ujar Bupati Amar, Sabtu, 8 Agustus 2026. 

IKLAN

Alokasi Rp3,6 Miliar untuk Atlet dan Pelatih

Terkait besaran anggaran, Pemerintah Daerah mengalokasikan dana sekitar Rp3,6 miliar. Pagu tersebut menyasar seluruh tim peraih medali, mulai dari atlet, pelatih, hingga asisten pelatih dari setiap cabang olahraga.

“Anggaran secara keseluruhan kurang lebih Rp3,6 miliar. Itu untuk semua cabang olahraga yang dapat medali, termasuk untuk pelatih dan asisten pelatih dari cabor,” jelasnya.

Meski telah memastikan nilai total anggaran, Pemkab KSB masih merahasiakan besaran nominal untuk masing-masing peraih medali baik emas, perak, maupun perunggu demi memberikan kejutan saat penyerahan resmi nanti.

Peluang Beasiswa Jalur Non-Akademik

Selain bonus berupa uang tunai, Pemkab Sumbawa Barat juga membocorkan adanya peluang apresiasi jangka panjang bagi para atlet berprestasi, khususnya mereka yang masih berstatus pelajar atau mahasiswa.

Menanggapi aspirasi atlet yang berharap adanya kemudahan dukungan seperti beasiswa maupun kelanjutan pendidikan, Bupati menjelaskan bahwa untuk kewenangan kepegawaian seperti CPNS sepenuhnya berada di tingkat pusat (kecuali untuk ajang skala nasional seperti PON). Namun, untuk tingkat daerah, Pemkab menyediakan saluran beasiswa berprestasi.

“Kalau kepegawaian itu kan kewenangan pusat. Tapi kalau yang untuk sekolah atau kuliah, bisa dapat akses beasiswa. Kita sudah buka jalur berprestasi akademik dan juga yang berprestasi non-akademik. Nah, yang non-akademik ini dari prestasi olahraga bisa kita usahakan,” tambahnya.

Atas capaian kontingen KSB yang berhasil menembus urutan empat besar, Bupati memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, hingga jajaran jajaran pengurus cabang olahraga dan KONI KSB yang terus konsisten membina potensi atlet lokal daerah. (*)

Artikel Terkait