Ekonomi BisnisSumbawa

Cabai Sumbawa Tembus Pasar Luar Daerah, Dinas Pertanian Nilai Hortikultura Masih Menjanjikan

Sumbawa Besar (NTBSatu) – Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa menilai komoditas hortikultura masih menjadi peluang besar untuk meningkatkan pendapatan petani. Selain padi dan jagung, cabai serta bawang merah terus menunjukkan prospek yang baik karena permintaan pasar tetap tinggi.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Ir. Ni Wayan Rusmawati, M.Si., mengatakan setiap komoditas pertanian memiliki peluang ekonomi. Namun, ia melihat cabai dan bawang merah memberikan nilai tambah yang cukup besar bagi petani.

“Kalau melihat kondisi harga saat ini, semua komoditas memiliki peluang. Padi dan jagung tetap memiliki prospek. Untuk hortikultura, bawang merah dan cabai juga mampu meningkatkan pendapatan petani,” katanya kepada NTBSatu, Kamis, 6 Agustus 2026.

IKLAN

Menurutnya, hasil panen cabai dari Kabupaten Sumbawa tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar lokal. Petani juga memasok cabai ke berbagai daerah di luar Kabupaten Sumbawa sehingga permintaan terus terjaga.

Di sisi lain, Ni Wayan Rusmawati mengingatkan petani agar meningkatkan pengawasan terhadap tanaman hortikultura selama musim kemarau. Ia menilai, cuaca kering meningkatkan risiko serangan ulat grayak yang dapat menurunkan produktivitas tanaman.

“Saat musim kemarau, tanaman mulai berkurang sehingga ulat grayak turun mencari tanaman yang masih tersedia. Karena itu, petani harus lebih teliti mengawasi lahannya,” ujarnya.

Ia juga meminta petani menerapkan budidaya sesuai petunjuk teknis agar tanaman tetap tumbuh optimal meski menghadapi kondisi cuaca yang lebih kering.

Sentra Produksi Sesuaikan Potensi Wilayah

Ni Wayan Rusmawati menjelaskan, setiap wilayah di Kabupaten Sumbawa memiliki komoditas unggulan yang berbeda. Wilayah barat, Labangka, Plampang, Lunyuk, dan sebagian wilayah tengah masih mengembangkan padi serta jagung sebagai komoditas utama.

Sementara itu, petani di wilayah timur terus mengembangkan bawang merah dan cabai sesuai karakteristik lahannya. Menurutnya, pengembangan komoditas berdasarkan potensi wilayah akan memperkuat produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan daya saing hasil pertanian Kabupaten Sumbawa. (*)

Artikel Terkait