Nasional

100 Ribu Warga Padati Monas, Zikir dan Doa Kebangsaan Sambut HUT Ke-81 RI

Jakarta (NTBSatu) – Sekitar 100 ribu warga memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, untuk mengikuti Zikir dan Doa Kebangsaan. Agenda ini membuka rangkaian Bulan Kemerdekaan dalam rangka HUT Ke-81 Republik Indonesia.

Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar mengatakan kegiatan ini menjadi bentuk rasa syukur atas kemerdekaan yang bangsa Indonesia raih. Dia mengatakan, zikir dan doa  merupakan ikhtiar spiritual untuk memperkuat persatuan bangsa.

“Dengan zikir kita menumbuhkan hati, dengan doa kita mengetuk langit, dan dengan kerja serta pengabdian kita membangun bumi. Sekitar 100 ribu peserta zikir dan doa malam ini datang dari berbagai wilayah. Dari berbagai agama, bersama-sama berdoa untuk negeri,” ujar Nasaruddin dalam sambutannya di Monas, Jakarta, mengutip video YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu, 31 Juli 2026.

IKLAN

Ia menilai, zikir dan doa kebangsaan menjadi bukti nyata bahwa kerukunan antarumat beragama di Indonesia tetap terjaga.

Menurutnya, Indeks Kerukunan Umat Beragama meningkat dari 76,47 pada 2024 menjadi 77,89 pada 2025. Angka tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah.

“Dengan zikir kita meneguhkan hati, dengan doa kita mengetuk langit, dan dengan kerja serta pengabdian kita membangun bumi,” kata Nasaruddin.

Selanjutnya, peserta mengikuti doa bersama lintas agama. Para hadirin memanjatkan doa secara bergantian sesuai keyakinan masing-masing. Doa itu menjadi wujud syukur atas kemerdekaan sekaligus harapan agar Indonesia senantiasa hidup damai, bersatu, dan kuat mewujudkan cita-cita nasional.

Umat Kristen – Hindu Ikut Partisipasi

Sebagai informasi, Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty memimpin doa pembuka umat Kristen Protestan. Sementara Romo Fransiskus Yance Sengga, S.Fill.Lic.Th., memimpin doa umat Katolik.

Selanjutnya, Pinandita Gede Pastika memimpin doa umat Hindu. Setelah itu, Bhikku Bhadranatha, Thera, memimpin doa umat Buddha. Kemudian, Xs. Budi S. Tanuwibowo memimpin doa umat Konghucu. H. Husni Ismail menutup doa lintas agama dengan doa untuk umat Islam.

Selain itu, suasana khidmat kemudian berlanjut ketika Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf memimpin lantunan Salawat Kebangsaan bersama ribuan jemaah yang memadati kawasan Monas.

Sebelumnya, Dr. KH. Rijal Ahmad Rangkuti memimpin pembacaan Khotmil Qur’an. Setelah itu, Ust. H. Muzakkir Abd Rahman, MA, memimpin pembacaan Doa Khotmil Qur’an.

Turut hadir dalam acara tersebut yakni para Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih serta para tokoh lintas agama. (*)

Artikel Terkait