Sumbawa Barat

Bus Karyawan Terobos Gang Sempit Maluk, Ancam Pelajar dan Resahkan Orang Tua

Sumbawa Barat (NTBSatu) — Kehadiran bus dan mini bus jemputan karyawan perusahaan memicu keresahan warga di Kecamatan Maluk. Armada berukuran besar tersebut nekat menerobos gang-gang sempit permukiman warga setiap pagi hari.

Warga mengeluhkan aktivitas penjemputan karyawan yang berbenturan langsung dengan jam berangkat sekolah anak-anak. Oleh karena itu, kondisi jalan lingkungan yang sempit meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas bagi pejalan kaki.

“Kami sebagai orang tua selalu waswas,” kata seorang warga Maluk, Nurhasanah, Jumat, 31 Juli 2026.

IKLAN

Sebab keselamatan anak terancam, orang tua siswa mendesak pihak perusahaan memindahkan titik penjemputan karyawan ke jalan utama. Pasalnya, gang permukiman warga bukanlah jalur yang layak untuk perlintasan kendaraan berukuran besar.

“Gang permukiman bukan jalur kendaraan besar,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa Barat langsung merespons aduan masyarakat mengenai ancaman keselamatan anak sekolah. 

Kepala Dinas Perhubungan KSB, Suharno mengaku, telah mengantongi laporan terkait pelanggaran jalur armada jemputan perusahaan.

Bahkan, Dishub KSB menerjunkan tim teknis untuk menginap di kawasan Maluk pada malam hari. Langkah ini bertujuan mengidentifikasi seluruh armada bus yang nekat melintasi kawasan permukiman.

“Staf saya akan nginap di Maluk nanti malam,” ujar Kepala Dishub KSB, Suharno.

Selain itu, petugas Dishub KSB memetakan titik rawan serta menindak operasional bus yang melanggar aturan lalu lintas. Pihaknya memastikan penertiban lokasi penjemputan karyawan berjalan mulai pagi hari.

“Besok pagi harus diidentifikasi kendaraan itu,” tegasnya.

Selanjutnya, pemerintah daerah mengimbau perusahaan penyedia transportasi karyawan agar mematuhi spesifikasi kelas jalan di permukiman. Pengawasan ketat petugas Dishub KSB menjamin kenyamanan serta keselamatan para pelajar Maluk.

Pada akhirnya, langkah tegas Dishub KSB meraih apresiasi dari para orang tua murid di Maluk. Penertiban jalur bus jemputan mampu mencegah potensi kecelakaan lalu lintas sejak dini. (*)

Artikel Terkait