Lombok Timur Ukir Sejarah dengan Emas Sepakbola Porprov NTB 2026
Lombok Timur (NTBSatu) – Kabupaten Lombok Timur akhirnya memecahkan penantian panjang di cabang olahraga sepakbola. Laskar Patuh Karya mengukir sejarah dengan merebut medali emas pertama setelah mengalahkan Kota Bima 2-0 pada final Porprov XII NTB 2026 di GOR 17 Desember, Mataram, Sabtu, 25 Juli 2026.
Ketua PSSI Kabupaten Lombok Timur, Muhammad Yusri menyebut, kemenangan tersebut sebagai sejarah baru bagi sepakbola Gumi Patuh Karya.
Menurutnya, Lombok Timur selama ini bahkan belum pernah menembus semifinal Porprov, namun pada edisi kali ini langsung melaju ke final sekaligus keluar sebagai juara.
“Alhamdulillah kita pecah telur. Setelah sekian lama Lombok Timur tidak pernah lolos bahkan ke semifinal sekalipun, akhirnya melaju ke final untuk pertama kali dan langsung meraih medali emas,” ujarnya, Sabtu, 27 Juli 2026.
Ia menegaskan, keberhasilan itu bukan menjadi titik akhir, melainkan awal kebangkitan sepakbola Lombok Timur menuju prestasi yang lebih besar.
Manajer tim, H. Syaiful Bahri mengatakan, capaian tersebut lahir dari proses persiapan yang berlangsung selama berbulan-bulan.
“Tim ini kami siapkan selama berbulan-bulan. Akhirnya kami bisa mempersembahkan medali emas bagi masyarakat Gumi Patuh Karya. Saya sangat bangga,” katanya.
Mulai Serangan Sejak Menit Awal
Lombok Timur kemudian membuktikan kualitasnya sejak menit-menit awal pertandingan. Tim langsung mengambil inisiatif serangan dan memperoleh hadiah penalti pada menit ke-11 setelah pelanggaran terhadap Ramasya di kotak terlarang.
M. Apriliawan Akbar, yang menjadi algojo menjalankan tugasnya dengan tenang dan membawa Lombok Timur unggul 1-0.
Keunggulan itu membuat Laskar Patuh Karya semakin percaya diri mengendalikan permainan. Menjelang turun minum, Muhammad Osama mengirim tendangan bebas ke depan gawang, yang berhasil disambut Tifatul Adrian menjadi gol pada menit ke-39. Lombok Timur menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Pada babak kedua, Kota Bima meningkatkan intensitas serangan. Namun, lini belakang Lombok Timur tampil disiplin dan mampu meredam setiap peluang lawan.
Beberapa serangan balik juga nyaris menambah keunggulan, tetapi skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Kemenangan tersebut memastikan Lombok Timur membawa pulang medali emas, Kota Bima meraih medali perak, sementara Kota Mataram memperoleh medali perunggu. (*)




