Sumbawa

Retreat Pimpinan Daerah, Pemkab Sumbawa Matangkan Arah Pembangunan 2026

Sumbawa Besar (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa mematangkan arah pembangunan tahun 2026, melalui retreat pimpinan daerah yang dipimpin Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot dan Wakil Bupati, Drs. H. Mohamad Ansori serta turut hadir seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Budi Prasetiyo menegaskan, retreat pimpinan daerah menjadi momentum strategis untuk membangun kesamaan pemahaman dalam menjalankan program prioritas daerah.

“Melalui retreat kemarin, kami membuka lembaran baru tahun 2026 dengan penguatan program unggulan. Tujuan utamanya membangun kerja sama, loyalitas, dan soliditas seluruh kepala perangkat daerah demi peningkatan kualitas pelayanan publik,” ujar Budi kepada NTBSatu, Minggu, 4 Januari 2026.

Ia menambahkan, retreat tersebut menjadi langkah awal konsolidasi untuk menyatukan visi, meningkatkan soliditas, serta memperkuat kinerja perangkat daerah dalam mencapai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

IKLAN

Dalam retreat tersebut, Pemkab Sumbawa menempatkan sektor lingkungan hidup dan ekonomi kerakyatan sebagai fokus utama. Salah satunya yaitu program Sumbawa Hijau Lestari, Pemkab Sumbawa kembali menggelar putaran keempat Safari Menanam Hutan dan Lahan.

Pada kegiatan tersebut, Budi merincikan, Pemkab Sumbawa menanam sebanyak 9.000 bibit pohon di Desa Emang Lestari, Kecamatan Lunyuk. Ia menyebut, langkah ini sekaligus memproyeksikan wilayah Lunyuk sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis pertanian dan lingkungan berkelanjutan.

“Hari ini kami menanam bibit Alpukat, Kelengkeng, dan Mangga, serta tanaman kehutanan seperti Sengon dan Kemiri. Targetnya menjadikan Lunyuk sebagai sentra agrowisata buah di Kabupaten Sumbawa,” ujarnya.

Kebut Proyek Strategis

Selain penguatan internal dan program lingkungan, Pemkab Sumbawa juga mengebut sejumlah proyek strategis daerah pada 2026. Salah satunya, hilirisasi sektor peternakan melalui pembangunan Integrated Poultry Industry atau Industri Unggas Terintegrasi yang berlokasi di Serading.

“InsyaAllah pada pertengahan bulan ini kami akan melaksanakan groundbreaking industri unggas terintegrasi. Presiden direncanakan membuka kegiatan ini secara daring melalui Zoom meeting di enam titik lokasi dan Kabupaten Sumbawa menjadi salah satunya,” ungkap Budi.

Kemudian di sektor infrastruktur, Pemkab Sumbawa memastikan keberlanjutan pembangunan jalan melalui skema Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD). Pemerintah daerah memprioritaskan penuntasan ruas Batu Dulang – Tepal untuk membuka keterisolasian wilayah, serta mempercepat mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat pegunungan.

Selain itu, Pemkab Sumbawa juga menyiapkan pengembangan kawasan perkotaan melalui rencana pembangunan Batalyon Marinir. Hal tersebut bagian dari penguatan sektor pertahanan dan keamanan daerah.

“Seluruh kepala perangkat daerah harus memahami arah pembangunan ini. Alhamdulillah, konsolidasi melalui retreat berjalan dengan baik. Kami optimistis seluruh target pembangunan tahun 2026 dapat tercapai,” tambahnya. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button