Pemkab Sumbawa Matangkan Tiga Lokasi Markas Batalyon Marinir, Target Rampung Akhir 2026
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa, tengah mematangkan rencana pembangunan Batalyon Brigade Infanteri Marinir di wilayah Sumbawa. Proyek strategis ini merupakan hasil koordinasi antara pemerintah daerah dengan Kementerian Pertahanan dan TNI Angkatan Laut.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sumbawa, Suharmaji Kertawijaya menjelaskan, pihaknya tengah melakukan peninjauan lapangan dan identifikasi kesiapan lahan untuk Februari 2026. Pemkab Sumbawa mengusulkan tiga titik lokasi potensial sebagai calon markas satuan tempur elite tersebut.
”Kami mengusulkan tiga lokasi. Yaitu Samota, Teluk Santong, dan Labuan Badas, tepatnya di lahan depan Pertamina,” ujar Suharmaji kepada NTBSatu, Minggu, 4 Januari 2026.
Suharmaji membenarkan, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot dan jajaran Setda Sumbawa telah mengecek lokasi bersama utusan Kepala Staf Angkatan Laut di kawasan Samota, pada Sabtu sore, 3 Januari 2026.
Suharmaji menambahkan, Kementerian Pertahanan akan menentukan lokasi final setelah mempertimbangkan aspek teknis, seperti model tanah dan kontur lahan. Begitu lokasi mendapat lampu hijau, pemerintah akan melanjutkan proses ke tahap desain yang menyesuaikan dengan kebutuhan infrastruktur militer.
”Kami menargetkan pembangunan fisik sudah mulai berdiri pada akhir tahun 2026 mendatang,” tuturnya optimis.
Motor Penggerak Pembangunan Teritorial
Suharmaji menambahkan, kehadiran Batalyon Marinir ini tidak hanya bertujuan memperkuat pertahanan, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan teritorial.
“Pemerintah daerah dengan keberadaan batalyon ini, kami harapkan dapat memberi nilai tambah bagi pengembangan daerah. Terutama, mendukung posisi Kabupaten Sumbawa sebagai salah satu pemasok pangan nasional,” harapnya.
Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. Budi Prasetiyo turut menegaskan, pembangunan Batalyon Marinir merupakan bagian penting yang tidak terpisahkan dari rencana besar pengembangan kota.
”Rencana ini menjadi bagian vital dalam pengembangan kota kita. Saat ini, tim masih terus menyurvei tiga lokasi tersebut untuk memastikan titik terbaik,” katanya kepada NTBSatu, Minggu, 4 Januari 2026.
Budi menyebut, langkah ini mendukung percepatan realisasi proyek daerah sehingga Pemkab Sumbawa telah menjadwalkan kunjungan petinggi TNI Angkatan Laut dalam waktu dekat.
”Insyaallah, Panglima Korps Marinir akan segera datang langsung ke Sumbawa untuk meninjau lokasi pembangunan Batalyon Marinir Republik Indonesia ini bersama kami,” tutupnya. (*)



