Wabup Ansori Dorong Optimalisasi Pasar Murah Demi Kendalikan Inflasi
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Wakil Bupati (Wabup) Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori menegaskan, komitmen pemerintah daerah untuk mengoptimalkan setiap kegiatan pasar murah sebagai strategi utama menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi.
Sebagai informasi, pasar murah menawarkan beras, minyak goreng, gula, tepung terigu, dan telur dengan harga lebih rendah hingga Rp10.000 dari harga pasaran. Warga terutama ibu rumah tangga, memanfaatkan momen ini untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan biaya lebih ringan.
Kegiatan ini hadir melalui kolaborasi pemerintah daerah bersama Bank Indonesia, Bulog, dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumbawa.
Wabup Ansori menyampaikan, pemerintah terus fokus menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok agar daya beli masyarakat tetap kuat.
“Inflasi memengaruhi daya beli masyarakat. Dengan harga kebutuhan pokok stabil, perekonomian lokal bergerak dinamis dan kesejahteraan warga meningkat,” ujarnya, beberapa waktu lalu.
Data Inflasi Sumbawa dan Upaya Pengendalian
Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumbawa merilis, angka inflasi terbaru untuk November 2025. Inflasi month-to-month tercatat pada level 0,29 persen, sementara inflasi year-on-year mencapai 2,70 persen.
Indeks Harga Konsumen (IHK) berada pada angka 109,22, yang menunjukkan pergerakan harga kebutuhan pokok masih membutuhkan pengawasan intensif agar tetap stabil menjelang akhir tahun.
Selaras dengan data tersebut, Wabup Ansori mendorong pelaku pasar dan pemasok menjaga ketersediaan barang agar tidak muncul lonjakan harga akibat suplai yang menurun.
Ia menekankan, pentingnya kerja sama berkelanjutan agar operasi pasar murah terus berjalan efektif serta memberi dampak langsung bagi masyarakat.
“Operasi pasar murah ini bukan sekadar belanja murah. Ini upaya strategis menjaga stabilitas harga, mendorong ekonomi rakyat, dan memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau,” tegasnya.
Ia juga menyoroti peran kegiatan publik, seperti car free day dan berbagai event keramaian untuk menggerakkan sektor riil. Menurutnya, aktivitas masyarakat dalam ruang publik mampu memperkuat perputaran ekonomi sekaligus menjaga optimisme pelaku usaha.
Wabup Ansori berharap, masyarakat terus mendukung program pemerintah agar perekonomian Sumbawa tetap stabil hingga akhir tahun.
Ia memberi pesan bahwa kolaborasi pemerintah dan masyarakat akan memperkuat kemampuan daerah dalam menjaga kestabilan harga, serta meningkatkan kesejahteraan warga. (*)



