Kunjungan Perpustakaan Lotim Lampaui Target RPJMD, Literasi Mulai Tumbuh
Lombok Timur (NTBSatu) – Minat masyarakat memanfaatkan layanan perpustakaan di Kabupaten Lombok Timur terus meningkat. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan mencatat jumlah kunjungan telah melampaui target yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lombok Timur, H. Mugni, mengatakan, peningkatan kunjungan dan keanggotaan perpustakaan menjadi salah satu indikator kinerja utama dinas yang terus mereka dorong.
Menurutnya, pemerintah menargetkan jumlah anggota perpustakaan mencapai minimal dua persen dari total penduduk.
Dengan jumlah penduduk Lombok Timur sekitar 1,4 juta jiwa, perpustakaan membutuhkan sedikitnya 28 ribu anggota.
“Karena itu kami terus membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas perpustakaan,” ujarnya, Kamis, 23 Juli 2026.
Untuk menarik lebih banyak pengunjung, dinas menghadirkan sejumlah inovasi layanan. Mereka membuka aula perpustakaan bagi kegiatan masyarakat, mahasiswa, dan pelajar selama enam hari dalam sepekan.
Pengelola juga memperkuat pelayanan agar masyarakat lebih nyaman memanfaatkan fasilitas yang tersedia.
Jumlah Pengunjung Tembus 11 Ribu Orang
Strategi tersebut mulai menunjukkan hasil. Hingga April 2026, jumlah kunjungan telah menembus lebih dari 11 ribu orang, melampaui target RPJMD yang hanya menetapkan 9 ribu kunjungan dalam setahun. Sepanjang 2025, perpustakaan juga mencatat sekitar 43 ribu kunjungan.
Mugni menilai, capaian itu menjadi bukti bahwa perpustakaan mulai berkembang menjadi ruang publik yang diminati masyarakat, bukan sekadar tempat meminjam buku. Peningkatan tersebut juga mengantarkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lombok Timur meraih akreditasi yang lebih baik.
Momentum Hari Anak Nasional (HAN) 2026 kemudian, dimanfaatkan untuk memperkenalkan budaya literasi sejak usia dini. Dinas mengundang 15 taman kanak-kanak dari berbagai wilayah di Lombok Timur dengan melibatkan sekitar 200 anak.
Anak-anak mengikuti berbagai aktivitas literasi melalui membaca, menulis, mendongeng, permainan edukatif, tarian tradisional, penampilan pendongeng cilik tingkat nasional, hingga stand-up comedy remaja.
Dinas Perpustakaan mengusung tema PELITA dan mengajak anak-anak mengenal perpustakaan sebagai ruang belajar yang menyenangkan.
Melalui penguatan layanan dan berbagai kegiatan literasi, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berharap, semakin banyak masyarakat memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran, sekaligus membangun budaya membaca sejak usia dini. (*)




