Sumbawa Barat

Dishub KSB Kawal Kuota Beasiswa STTD 2026, Lulusan Dipastikan Langsung Jadi CPNS Daerah

Sumbawa Barat (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Dinas Perhubungan (Dishub), kembali mengamankan kuota beasiswa pola pembibitan dari Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi untuk 2026. Program ini menjadi prioritas daerah, karena memberikan jaminan bagi putra-putri KSB untuk langsung menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) setelah lulus.

Kepala Dinas Perhubungan KSB, Suharno menjelaskan, jalur pembibitan pemerintah daerah ini sangat eksklusif. Serta, berbeda dengan jalur reguler ataupun jalur kementerian.

“Jalur Pemda sangat menguntungkan. Karena alumni pasti kembali ke KSB dan langsung menjadi CPNS, tanpa perlu ikut seleksi umum lagi,” ujarnya kepada NTBSatu, Jumat, 17 April 2026.

Tahun ini, KSB mendapatkan alokasi tiga orang sebagai bagian dari target pemenuhan 18 kuota tenaga ahli perhubungan dalam lima tahun ke depan. Pembagian kuota secara bertahap ini, agar proses penyerapan tenaga kerja di lingkup pemerintah daerah tetap berjalan stabil dan terencana.

Pemerintah daerah juga telah menyiapkan regulasi khusus untuk mendukung pembiayaan taruna, baik dalam bentuk hibah maupun biaya penunjang operasional. Biaya penunjang tersebut mencakup kebutuhan harian para taruna selama masa pendidikan, seperti biaya makan hingga keperluan binatu (laundry).

Dinas Perhubungan mengingatkan, meskipun jalur ini sangat menjanjikan, standar seleksinya setara dengan tes kepolisian maupun militer. “Tes masuknya sangat ketat terutama pada aspek fisik, sehingga persiapan matang menjadi kunci utama kelulusan,” tegas pihak dinas.

Beri Pendampingan Calon Pendaftar

Sebagai bentuk dukungan nyata, Dinas Perhubungan secara aktif memberikan pendampingan bagi para calon pendaftar agar mampu bersaing di tingkat nasional. Pihak dinas bahkan memfasilitasi pembinaan fisik dengan melibatkan instruktur dari Kodim, guna memastikan kesiapan kesehatan para peserta.

Selain fisik, bimbingan teknis mengenai alur pendaftaran secara daring juga diberikan untuk meminimalisir kesalahan administrasi yang fatal. “Kami membimbing proses pendaftaran dari awal hingga mengirim staf, untuk mendampingi peserta saat pelaksanaan tes di Bali,” tambahnya.

Segala bentuk fasilitas dan pendampingan ini, merupakan komitmen moral pemerintah daerah dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten di bidang transportasi. Sebab, para lulusan inilah yang akan mengelola sistem perhubungan di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat secara profesional.

Harapannya, para lulusan SMA sederajat yang berminat segera melakukan pemeriksaan kesehatan mandiri untuk memastikan tidak ada kendala fisik yang menghambat. “Banyak peserta yang gugur hanya karena persoalan tinggi badan atau varises. Sehingga, pengecekan kesehatan lengkap sangat disarankan sebelum mendaftar,” imbaunya.

Informasi mengenai jadwal resmi pendaftaran biasanya mulai tersedia pada periode April hingga Juni, melalui pengumuman resmi. Pemerintah meminta masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi, agar tidak melewatkan kesempatan emas untuk berkarier sebagai aparatur negara di tanah kelahiran. (Andini)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button