Sumbawa Barat

Pasokan Agen Tersendat, Koperindag KSB Pastikan Minyak Premium Mulai Masuk Grosir

Sumbawa Barat (NTBSatu) – Kelangkaan minyak goreng jenis premium di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akhirnya terjawab. Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) KSB mengonfirmasi, tersendatnya pasokan dari tingkat agen distributor menjadi penyebab utama kekosongan stok di sejumlah pedagang grosir.

Kepala Dinas Koperindag KSB, Suryaman mengungkapkan, berdasarkan informasi dari beberapa pelaku usaha grosir, pasokan barang dari agen memang belum masuk secara normal. Hal inilah yang memicu fluktuasi harga dan kekhawatiran di tengah masyarakat.

IKLAN

“Info dari beberapa grosir memang pasokan dari agen yang belum masuk,” ujarnya kepada NTBSatu, Selasa, 7 April 2026.

Sebagai langkah cepat untuk menstabilkan pasar, pemerintah telah mengupayakan distribusi minyak goreng subsidi (Minyakita). Penyalurannya melalui Bulog agar masyarakat tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Untuk sementara, kita upayakan minyak subsidi pemerintah lewat Bulog masuk ke pasar. Kemarin sudah mulai masuk di Pasar Tana Mira,” tambahnya.

Ia berharap, langkah intervensi ini dapat menjadi penyangga kebutuhan warga di tengah ketidakpastian pasokan minyak nonsubsidi atau premium.

Kabar baiknya, pantauan terbaru menunjukkan adanya pergerakan pasokan minyak premium ke pasar lokal, meskipun jumlahnya belum sepenuhnya stabil. Suryaman menyebutkan bahwa hari ini stok mulai mengalir ke salah satu penyalur besar di daerah.

“Kalau yang premium, hari ini info mulai masuk di grosir UD Delta, tapi pasokan masih terbatas,” jelasnya.

Pemerintah melalui Dinas Koperindag dan Kabid Perdagangan, Eva, terus melakukan pemantauan ketat di lapangan guna memastikan tidak terjadi penimbunan.
Masyarakat juga dihimbau untuk tidak melakukan aksi borong (panic buying),
mengingat pemerintah telah menyiapkan 2.880 liter Minyakita yang disalurkan secara bertahap melalui kios-kios mitra Bulog seharga Rp15.700 per liter.

Dengan masuknya pasokan di UD Delta secara terbatas, Koperindag optimis distribusi minyak premium ke kios-kios kecil lainnya akan segera menyusul seiring dengan kelancaran arus logistik dari para agen di luar daerah. (Andini)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button