Pendidikan

Aksi Tanam Kemiri IMM FH UM Bima di Desa Lere, Dorong Kesadaran Ekologis Mahasiswa

Bima (NTBSatu) – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Iustitia Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah (FH UM) Bima, menggelar aksi tanam pohon kemiri di Desa Lere, Kecamatan Parado, Kabupaten Bima, pada Kamis, 26 Februari 2026.

Kegiatan ini menegaskan komitmen mahasiswa dalam menjaga kelestarian alam, sekaligus memperkuat kesadaran ekologis di kalangan generasi muda. Panitia menentukan kawasan perbukitan sebelah utara permukiman warga sebagai lokasi penanaman.

Area tersebut berada lebih tinggi dari rumah penduduk sehingga memiliki fungsi penting dalam menjaga kestabilan lingkungan. Mahasiswa memilih titik tanam secara terencana, agar pepohonan mampu memperkuat struktur tanah dan mengurangi risiko kerusakan yang dapat mengancam kawasan hunian.

Bibit yang mahasiswa tanam berupa pohon kemiri. Tanaman ini memiliki manfaat ekologis serta potensi ekonomi bagi masyarakat.

Kemiri berperan sebagai penahan erosi dan penyerap air yang membantu menjaga keseimbangan alam di wilayah perbukitan. Selain itu, hasil kemiri dapat menjadi sumber pendapatan jangka panjang bagi warga Desa Lere.

Komitmen Ideologis dan Harapan Keberlanjutan

Ketua Umum IMM Komisariat Iustitia FH UM Bima, Abdul Karim Amarullah menegaskan, aksi tersebut mencerminkan nilai ideologis organisasi. Ia menilai gerakan tanam pohon bukan sekadar agenda simbolis, melainkan langkah konkret merawat bumi sebagai tanggung jawab bersama.

“Menanam kemiri hari ini adalah menanam kesadaran ekologis untuk masa depan. IMM hadir bukan hanya sebagai gerakan intelektual, tetapi juga sebagai gerakan praksis yang berpihak pada keberlanjutan lingkungan,” tegasnya.

Ia juga berharap, pohon kemiri yang tumbuh kelak memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan pemerintah desa. Menurutnya, reboisasi dapat menjadi fondasi pembangunan berkelanjutan serta contoh inspiratif bagi desa lain di Kabupaten Bima.

Kepala Desa Lere, Dahlan, S.H., menyambut positif kegiatan tersebut dan ikut menanam bersama mahasiswa serta warga. Kehadiran personel Kepolisian Resor Bima memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam Desa Lere. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button