Mengenal Tiga Besar Calon Kepala Dinas Dikpora NTB
Mataram (NTBSatu) – Panitia Seleksi (Pansel) pejabat eselon II lingkup Pemerintah Provinsi NTB menetapkan tiga kandidat terkuat untuk mengisi posisi Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora).
Pansel kemudian menyerahkan nama-nama tersebut kepada Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal sebagai bagian dari tahapan akhir seleksi jabatan strategis.
Tiga kandidat yang berhasil lolos hingga tahap ini adalah Dedy Rosadi, Dr. Syamsul Hadi, dan H. Hasni. Ketiganya memiliki latar belakang dan pengalaman yang berbeda, mulai dari dunia pendidikan, penjaminan mutu, hingga pengelolaan keuangan daerah.
Setelah menerima hasil seleksi, Gubernur Iqbal langsung mengundang tiga besar kandidat untuk mengikuti wawancara pendalaman. Tahap ini bertujuan menguji kesiapan, visi, serta strategi masing-masing calon dalam memimpin sektor pendidikan, kepemudaan, dan olahraga di NTB. Wawancara tersebut juga menjadi penentu sebelum pemerintah menetapkan satu nama sebagai pejabat definitif.
Profil Singkat Tiga Besar Calon Kepala Dinas Dikpora NTB
Dedy Rosadi
Berdasarkan penelusuran NTBSatu , Dedy Rosadi, S.Pd., M.Pd., M.Sc., memulai perjalanan karier sebagai guru sejak awal tahun 2000-an. Ia mengajar di berbagai sekolah di wilayah Bima, mulai dari jenjang SMP hingga SMA.
Pengalaman mengajar ini membentuk pemahamannya terhadap kebutuhan pendidikan di tingkat dasar dan menengah.
Setelah menyelesaikan pendidikan lanjutan, Dedy mengikuti seleksi calon kepala sekolah pada 2017 dan berhasil lolos. Sejak saat itu, ia mulai menempuh jalur kepemimpinan.
Pada 2018, ia mendapat kepercayaan memimpin SMAN 1 Ambalawi, Kabupaten Bima. Pengalaman tersebut menjadi langkah awal dalam memimpin satuan pendidikan. Selanjutnya, pada 2020, ia menerima promosi sebagai Kepala SMAN 1 Kota Bima, salah satu sekolah unggulan di daerah tersebut.
Dr. Syamsul Hadi
Selanjutnya, Dr. Syamsul Hadi memiliki pengalaman kuat dalam bidang penjaminan mutu pendidikan. Ia menjabat sebagai Widyaprada di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) NTB.
Pada posisi ini, ia menjalankan tugas evaluasi, pendampingan, serta peningkatan kualitas pendidikan di berbagai sekolah. Peran tersebut membentuk kemampuannya sebagai analis kebijakan pendidikan sekaligus pengawas mutu di tingkat daerah.
Kariernya terus berkembang hingga mencapai posisi strategis sebagai Ketua Badan Akreditasi Nasional PAUD, Pendidikan Dasar, dan Menengah (BAN-PDM) Provinsi NTB. Dalam jabatan ini, ia memimpin proses akreditasi dan memastikan setiap satuan pendidikan memenuhi standar nasional.
H. Hasni
H. Hasni, SE., M.Ak., membawa pengalaman dari sektor pengelolaan keuangan dan pemerintahan daerah. Ia menjabat sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lombok Timur, dengan tanggung jawab mengelola anggaran serta aset daerah secara menyeluruh.
Kariernya semakin strategis saat ia dipercaya menjadi Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Lombok Timur pada 2024. Ia kemudian melanjutkan peran tersebut sebagai Pelaksana Harian (Plh.) Sekda pada 2025.
Selain itu, Hasni juga memiliki pengalaman di sektor pendidikan saat menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, sambil tetap mengelola urusan keuangan daerah.
Tiga besar Calon Kepala Dinas Dikpora NTB kini menunggu hasil akhir setelah mengikuti wawancara bersama Gubernur Iqbal. Pemerintah Provinsi NTB akan menentukan satu nama yang mampu membawa kemajuan pada sektor pendidikan, kepemudaan, dan olahraga, serta mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah. (*)



