Pengamat: Masalah Pendidikan NTB Gagal Ditekan karena Pendekatan Parsial dan Kebijakan Setengah Hati
Kebijakan Pendidikan NTB Belum Menyelesaikan Masalah
Ia menilai, hingga kini arah kebijakan pendidikan NTB dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) belum menunjukkan visi yang tajam dan berpihak pada penyelesaian masalah mendasar pendidikan.
“RPJMD yang sebelumnya, saya lihat tidak terlalu tajam membaca arah pendidikan di NTB. Yang terlihat hanya implementasi turunan dari program pusat,” katanya.
Sirajul juga menyoroti lemahnya keterlibatan berbagai pihak dalam perumusan kebijakan pendidikan daerah. Padahal, menurutnya, persoalan pendidikan membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
“Harus secara serius, melibatkan akademisi, praktisi, hingga institusi. Ini sebenarnya sudah menjadi catatan sejak gubernur sebelumnya, tapi belum terlihat perbaikan signifikan,” ujarnya.
Ia menekankan, pentingnya peta jalan yang jelas dan terukur untuk menekan angka putus sekolah dengan pendekatan yang benar-benar terintegrasi.



