Sumbawa

Kasus DBD di Sumbawa Naik Awal 2026, Empang dan Moyo Hilir Jadi Titik Rawan Penyebaran

Ia menegaskan, masyarakat perlu mewaspadai gejala awal DBD yang sering muncul secara mendadak. Misalnya, demam tinggi tanpa sebab jelas, nyeri kepala, sakit otot dan sendi, mual, muntah, muncul ruam merah di kulit, hingga mudah mengalami perdarahan.

“Jika muncul gejala tersebut, masyarakat harus segera memeriksakan diri ke Puskesmas atau rumah sakit agar mendapatkan penanganan sedini mungkin,” tegasnya.

Untuk menekan penyebaran DBD, pihaknya mengimbau masyarakat aktif melakukan gerakan 3M Plus. Yakni, menguras tempat penampungan air secara rutin, menutup rapat wadah penampung air, serta mengubur atau memanfaatkan barang bekas yang berpotensi menampung air.

Langkah tambahan lainnya berupa penggunaan obat anti nyamuk, pemasangan kelambu, dan menjaga kebersihan lingkungan rumah.

“DBD sebenarnya bisa dicegah jika masyarakat disiplin menjaga kebersihan lingkungan dan rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk. Semakin cepat kita bertindak, semakin besar peluang melindungi keluarga dari ancaman penyakit ini,” tambahnya. (Marwah)

Laman sebelumnya 1 2

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button