Ahli Geologi Ungkap Tambang Rakyat Ilegal akan Terus Ada Selama Permintaan Emas Masih Tinggi
Mataram (NTBSatu) – Ahli geologi dan pertambangan sekaligus Dosen Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), Syamsul Hidayat Daud, Ph.D, mengungkapkan bahwa praktik tambang rakyat ilegal di Nusa Tenggara Barat (NTB) sulit hilang selama permintaan terhadap emas masih terus ada.
Menurutnya, persoalan tambang ilegal tidak bisa dilihat semata dari aspek penegakan hukum, tetapi juga harus dipahami dari sisi geologi, ekonomi, hingga tata kelola izin.
Syamsul menjelaskan, secara geologis NTB memang memiliki potensi emas yang terbentuk akibat peristiwa alam jutaan tahun lalu.
Keunikan proses geologi di wilayah Lombok dan Sumbawa menyebabkan terbentuknya urat-urat emas, baik yang masih berada di sumber primer di perbukitan maupun yang telah tertransportasi ke sungai-sungai.
“Keberadaan emas itu fakta geologi. Karena itu, aktivitas penambangan rakyat akan selalu muncul, terutama di lokasi-lokasi yang memang punya potensi alamiah,” ujarnya pada NTBSatu pada Minggu, 1 Februari 2026.
Namun, ia menilai terdapat beberapa faktor krusial yang memicu maraknya tambang rakyat ilegal.



