Lombok Barat

Dorong Lombok Barat Bebas Rokok, Bupati LAZ Gaungkan KTR di Forum Internasional dan Raih Penghargaan UHC

Lombok Barat (NTBSatu) – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat dalam membangun lingkungan sehat, kembali mendapat sorotan di tingkat nasional maupun internasional.

Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menegaskan tekadnya menjadikan Lombok Barat sebagai daerah yang serius melindungi masyarakat dari bahaya rokok. Sekaligus memperkuat jaminan layanan kesehatan bagi seluruh warganya.

Komitmen tersebut LAZ sampaikan saat menjadi pembicara dalam Asia Pacific Cities Alliance for Health and Development (APCAT) Summit di Jakarta, 25–26 Januari 2026.

Forum internasional ini diikuti lebih dari 120 kota dari 12 negara di kawasan Asia Pasifik. Acara ini berfokus pada pengendalian tembakau serta pembangunan kota yang sehat dan berkelanjutan.

IKLAN

Dalam forum tersebut, Bupati LAZ memaparkan pengalaman Lombok Barat dalam menerapkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) melalui Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2013.

Ia menekankan, kebijakan tersebut tidak sekadar menjadi aturan tertulis, melainkan dijalankan secara konsisten di berbagai ruang publik.

“Lombok Barat telah menetapkan area-area yang wajib bebas rokok. Seperti fasilitas kesehatan, sekolah, tempat ibadah, ruang bermain anak, hingga kantor pemerintahan. Ini bentuk perlindungan nyata bagi masyarakat,” ujarnya..

Menurutnya, rokok tidak hanya berdampak pada kesehatan perokok aktif, tetapi juga membahayakan keluarga dan lingkungan sekitar.

Bahkan, ia menyebut, paparan asap rokok berkontribusi terhadap meningkatnya risiko stunting dan penyakit tidak menular.

Untuk memastikan efektivitas kebijakan, Pemkab Lombok Barat terus menggiatkan kampanye KTR di seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, memperkuat pengawasan dan penegakan aturan melalui pembentukan tim khusus.

Aparatur sipil negara diminta menjadi contoh, sementara masyarakat dilibatkan untuk ikut mengawasi dan melaporkan pelanggaran di tingkat komunitas.

“Implementasi kebijakan tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan komitmen bersama dan kolaborasi semua pihak agar lingkungan yang sehat benar-benar terwujud,” tegasnya.

 Bupati LAZ Raih Penghargaan

Tak hanya berbicara soal pengendalian rokok, kehadiran Bupati LAZ di Jakarta juga bertepatan dengan pencapaian penting Lombok Barat di sektor kesehatan.

Pemkab Lombok Barat menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) 2026 kategori Pratama. Penghargaan ini atas keberhasilan pemerintah daerah memastikan akses layanan kesehatan yang luas dan merata bagi masyarakat.

Lombok Barat mendapatkan penghargaan tersebut karena berhasil mencapai cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebesar 99 persen. Adapun tingkat keaktifan peserta mencapai 81 persen.

Turut hadir pada acara tersebut Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar dan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti.

“Ini adalah hasil dari kerja bersama. Pemerintah daerah terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan terbaik dan memastikan masyarakat tidak terkendala biaya saat berobat,” katanya.

Sejak Agustus 2023, Lombok Barat telah menyandang status UHC. Sehingga, memungkinkan warga mendapatkan layanan kesehatan hanya dengan menunjukkan KTP atau KK.

Pada tahun anggaran 2025, Pemkab meningkatkan alokasi anggaran untuk program UHC dan memastikan pengelolaan secara lebih terintegrasi.

Bupati LAZ berharap, sinergi antara kebijakan pengendalian rokok dan penguatan jaminan kesehatan dapat menjadi fondasi kuat dalam menciptakan masyarakat Lombok Barat yang lebih sehat, produktif, dan berdaya saing di masa depan. (Zani)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button