Sumbawa

Sambut HUT Ke-67, Pemkab Sumbawa Agendakan Groundbreaking Proyek Industri Unggas hingga Pecahkan Rekor MURI Kopi

Sumbawa Besar (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa, menyiapkan sejumlah agenda strategis untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-67 Kabupaten Sumbawa.

Mengusung tagline “Gerak Bersama Sumbawa Unggul”, Pemkab menjadikan momentum ini sebagai titik balik akselerasi pembangunan dan penguatan ekonomi kerakyatan.

​Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. Budi Prasetiyo menyebut, Pemkab Sumbawa merancang peringatan tahun ini guna menciptakan suasana berbeda yang memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

​“Ini menandakan bahwa kita menjadi satu kesatuan yang utuh antara pemerintah, masyarakat, dan semuanya. Untuk gerak bersama dalam pencapaian visi misi Kabupaten Sumbawa,” ujar Budi kepada NTBSatu, Sabtu, 10 Januari 2026.

IKLAN

​Salah satu agenda besar yang menjadi sorotan utama adalah rencana groundbreaking Integrated Poultry Industry atau Industri Unggas Terintegrasi. Sekda Budi mengonfirmasi, Presiden Prabowo Subianto akan merilis langsung proyek strategis nasional tersebut.

​“InsyaAllah Bapak Presiden akan merilis groundbreaking industri unggas terintegrasi pada minggu kedua Januari 2026 ini,” ujarnya.

Budi menambahkan, selain sektor industri, Pemkab juga memberi atensi pada pemerataan infrastruktur. Salah satunya, jalan wilayah Selatan Sumbawa, melalui peluncuran IJD Tepal dan Batu Dulang.

Pemkab Sumbawa mengikhtiarkan proyek-proyek ini, menjadi lokus pembangunan yang menyerap pembiayaan APBN dengan skema multiyears.

Bidik Prestasi Nasional

​Di sektor promosi daerah, Pemkab Sumbawa membidik prestasi nasional melalui komoditas kopi. Pihaknya berencana memecahkan Rekor MURI melalui agenda minum 3.000 ton kopi, guna mempertegas posisi Sumbawa sebagai salah satu sentra kopi utama di Indonesia.

​“Kami tengah mengikhtiarkan pemecahan rekor MURI untuk minum 3.000 ton kopi. Selain itu, kami meluncurkan Bale Mula untuk memastikan seluruh pelaku UMKM terlibat dalam setiap kalender event yang sudah kami siapkan setiap bulannya,” tambahnya.

​Tak hanya fokus pada pembangunan fisik dan ekonomi, ia juga menekankan pentingnya aspek kelestarian alam dan penguatan sosial. Pemkab Sumbawa mengajak seluruh pihak untuk menjaga kelestarian alam dan memastikan hutan kembali ke fungsi semula, dengan mendukung program Sumbawa Hijau Lestari.

​Ia menambahkan, Pemkab Sumbawa juga akan menyemarakkan rangkaian acara dengan Karnaval Budaya lintas etnis, Tabligh Akbar. Serta, festival musik yang melibatkan musisi lokal dan generasi muda.

​“Kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak muda melalui festival budaya dan konser musik lokal. Ini merupakan bagian dari upaya mengembangkan bakat dan kreativitas mereka,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button