Mataram (NTBSatu) – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Lombok Timur menggelar pertemuan strategis dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Lombok Timur, Februari 2025. Pertemuan ini berlangsung di ruang kerja Kepala Dinas Kominfo dan dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari kedua instansi.
Kepala Dinas Kominfo Lombok Timur memimpin jalannya pertemuan bersama Sekretaris Dinas Kominfo, Kepala Bidang Kominfo, serta Pejabat Fungsional Kominfo. Sementara itu, perwakilan BPS Lombok Timur turut hadir untuk membahas strategi pengelolaan data sektoral yang lebih akurat dan terintegrasi.
Kolaborasi Penguatan Data Sektoral
Pertemuan ini membahas berbagai agenda penting, termasuk rencana pembinaan data sektoral dan penilaian Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral. Kedua pihak juga menyoroti program unggulan seperti Kopi Morning dan Desa Cantik, yang bertujuan meningkatkan literasi digital dan pemanfaatan teknologi informasi di tingkat desa.
Dinas Kominfo Lombok Timur berkomitmen memperkuat sinergi dengan BPS dalam pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data yang akurat. Langkah ini diharapkan dapat mendukung perencanaan pembangunan serta pengambilan kebijakan berbasis data di Lombok Timur.
Apresiasi dan Dukungan untuk Kolaborasi Berkelanjutan
Perwakilan BPS Lombok Timur, L. Yuriade Mulana menyampaikan apresiasi atas komitmen Dinas Kominfo dalam mendukung pengelolaan data sektoral.
“Kerja sama ini sangat penting untuk memastikan data yang dihasilkan dapat menjadi acuan yang valid bagi pembangunan daerah,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan kolaborasi dengan BPS. Program prioritas seperti Kopi Morning dan Desa Cantik akan terus diperkuat agar masyarakat semakin melek digital. Serta, desa-desa di Lombok Timur mampu memanfaatkan teknologi informasi secara maksimal.
Rencana Aksi untuk Dampak Nyata
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, Dinas Kominfo dan BPS Lombok Timur sepakat menyusun rencana aksi bersama yang akan segera diimplementasikan. Harapannya, sinergi ini dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kualitas data yang menjadi dasar kebijakan pembangunan daerah.
Dengan adanya kerja sama yang semakin erat, Lombok Timur berpotensi menjadi daerah dengan sistem pengelolaan data yang lebih terstruktur dan transparan. Masyarakat pun akan merasakan dampak positif melalui kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berbasis data akurat. (*)