Pemkab Lombok Timur Genjot Kualitas Pelayanan PAUD, Satu Dusun Satu PAUD
Lombok Timur (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur tengah menggenjot kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Bukan berfokus pada fasilitas, melainkan pada pelayanan untuk murid.
Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur, Rasyid Ridho, mengatakan peningkatan kualitas pada PAUD adalah satu hal mutlak.
“PAUD ini kan pondasi. Kalau ingin kokoh, ya kita harus tingkatkan kualitas pelayanannya,” kata Rasyid, Selasa, 21 Mei 2024.
Ia menjabarkan, terdapat sejumlah metode guna meningkatkan kualitas pendidikan pada siswa PAUD. Pertama adalah tingginya intensitas orang tua dalam menemani proses belajar anak di dalam kelas.
“Jadi kita ingin orang tua terus mendampingi anak saat belajar. Bukan hanya datang sekali masa, atau hanya pas bagi rapor,” ucapnya.
Selain itu, guna menghasilkan output pendidikan yang optimal pada anak, orang tua diminta menjadi sumber belajar utama bagi anak.
Berita Terkini:
- Kebakaran Hebat di Gili Trawangan: Enam Bangunan Hangus, Kerugian Ditaksir Capai Miliaran Rupiah
- Tanggapi Perlawanan Terdakwa Kasus Gratifikasi DPRD NTB, JPU: Sudah Masuk Pokok Perkara
- NTB Catat 985 Kasus Suspek Campak, Tiga Daerah Berstatus KLB
- Luncurkan 198.776 Sembako Ramadan, Bupati Lotim Tekankan Transparansi dan Akurasi Data
- PWPM NTB bersama Baznas NTB Gelar Pengajian Ramadan 1447 H dan Santunan Anak Yatim di Panti Asuhan Muhammadiyah Mataram
Adapun jumlah PAUD di Kabupaten Lombok Timur saat ini sebanyak 1.072 unit sekolah. Di mana 43 di antaranya berstatus negeri.
Jumlah itupun akan terus ditambah hingga mencapai jumlah yang proporsional. Yaitu satu dusun punya satu PAUD.
“Satu PAUD pada 150 anak berusia 0 hingga 6 tahun di sekitar area PAUD,” ujarnya.
Sementara, Bantuan Operasional PAUD (BOP) di Lombok Timur pada 2024 sebanyak Rp32 miliar. Lalu anggaran penunjang senilai Rp350 juta. (MKR)



