Jadi Percontohan Tim Tanggap Siber, Diskominfo Mataram Berharap Website Pemerintah Tidak Jebol Lagi
Mataram (NTBSatu) – Kota Mataram menjadi salah satu tim tanggap siber percontohan di Indonesia, dan menjadi satu-satunya perwakilan dari Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Computer Security Incident Response Team Kota Mataram (MataramKota-CSIRT), salah satu Tim Asistensi Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Gesi Deta Hendika Wardani mengatakan Kota Mataram masuk dalam prioritas nasional.
“Kota Mataram bersama dengan 32 kabupaten atau kota lainnya di Indonesia, menjadi tim garda terdepan dalam melindungi data dan keamanan pemerintah,” ungkapnya.
Asistensi ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan penanganan siber di Kota Mataram, sehingga hasil dari asistensi akan menjadi acuan untuk perbaikan sistem keamanan siber kedepan.
Sementara itu Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Mataram, H Fathurrahman, berharap keamanan siber Kota Mataram dapat ditingkatkan ke depan.
Berita Terkini:
- 16 Tahun Mengabdi Tanpa Pamrih, Sosok Solikin Danru Damkar Alas Gugur Saat Bertugas
- Kebakaran di Alas Sumbawa: 31 Rumah Rusak Berat, Warga Lebaran di Pengungsian
- Rekomendasi Wisata Lombok Barat saat Libur Lebaran, Pantai Senggigi hingga Gili Kedis
- Lebaran di Tiga Kecamatan di Bima Diwarnai Banjir, Infrastruktur Lumpuh
“Tim Mataram Kota-CSIRT berkomitmen untuk memperbaiki kekurangan yang teridentifikasi selama asistensi ini, sehingga tidak ada lagi website resmi yang diretas,” jelasnya.
Keamanan siber yang lebih baik sangat berpengaruh untuk seluruh masyarakat Kota Mataram, dengan memberikan perlindungan yang lebih baik untuk data dan informasi penting.
“Tim CSIRT tidak saja memberikan perlindungan yang lebih baik bagi data dan informasi penting bagi pemerintah dan masyarakat, tetapi juga akan menjadi landasan yang kuat dalam memperkuat infrastruktur keamanan siber,” pungkasnya. (WIL)



