Mataram (NTBSatu) – Perpustakaan baru Kota Mataram yang berlokasi di Jalan Lingkar saat ini belum bisa ditempati, meskipun pembangunannya sudah rampung 100 persen.
Hal tersebut karena beberapa program belum rampung seperti klasifikasi buku, alat sistem standing, penempatan cleaning service dan lainnya.
Kepala Dinas Perpustakaan Kota Mataram, Jemmy Nelwan mengatakan perpustakaan baru ini berbasis inklusi sosial. Ia pun menegaskan pembangunan perpustakaan bukan hanya sebagai tempat baca buku saja, tetapi langsung uji coba.
“Seperti UKM yang sudah sukses akan menjadi contoh kepada masyarakat bagaimana UKM bisa sukses dan akan dibukukan,” katanya, Rabu, 17 Januari, 2024
Jemmy juga mengungkapkan untuk target pindah pada bulan Januari 2024. Akan tetapi perpindahan tersebut hanya untuk perpustakaan saja, sedangkan operasional lainnya masih di kantor yang lama.
Berita Terkini:
- Profil Hary Tanoesoedibjo, Bos MNC yang PHK Karyawan
- Setelah Brigadir Nurhadi, Kini Muncul Kematian Janggal Anggota TNI AU Asal NTB
- Promo Gila Digimap, Harga iPhone 13 dan 15 Turun Drastis Hingga Rp5 Juta
- Tuai Banyak Kritikan, Mori Hanafi Pastikan NTB Tetap Jadi Tuan Rumah PON 2028: Kesiapan Venue 80 Persen
“Buku-buku saja masih dalam proses pemilahan yang sesuai dengan klasifikasi,” jelasnya.
Ia menambahkan untuk buku lama akan dilakukan silang layang ke kelurahan dan taman baca. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan minat baca dan literasi masyarakat Kota Mataram.
“Jadi, jika ada yang bersurat kita akan bantu, untuk tambahan buku belum ada,” pungkasnya. (WIL)