Cak Imin Tanggapi Ketua PBNU : Saya tidak Pernah Bawa bawa NU
Mataram (NTB Satu) – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin membantah anggapan dirinya yang membawa organisasi masyarakat Nahdlatul Ulama (NU) ke dalam politik praktis.
Hal itu buntut dari Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf yang melarang pengurusnya untuk melakukan politik praktis.
“Saya tidak pernah bawa-bawa itu (NU),” kata Muhaimin saat konferensi pers di Kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai NasDem, Rabu, 6 September 2023 dalam Konferensi Pers di DPP PKB dilansir dalam websitenya.
Berita Terkini:
- Prabowo Optimis Perdamaian Palestina Tercapai di Bawah Kepemimpinan Trump
- Anggaran TPG dan THR Guru Agama 2025 di Mataram Kurang Rp87 Juta, Disdik Ajukan Kekurangan ke BKAD NTB
- Pemprov NTB Tetapkan Tiga Pilar Strategis 2026, Gubernur Iqbal: Kemiskinan Harus Diselesaikan dari Akarnya
- Pemkot Bima dan BPBPK NTB Perkuat Koordinasi Pembangunan Infrastruktur Dasar
Sebelumnya, Yahya Cholil Staquf mengatakan akan memberikan sanksi bagi pengurus yang menggunakan lembaga NU untuk kepentingan politik praktis.
“Kalau ada pengurus NU, kemudian menggunakan lembaga NU untuk kegiatan politik politik praktis, langsung kami tegur,” kata pria yang akrab di sapa Gus Yahya itu usai bertemu Presiden di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Senin, 4 September 2023.



